Selasa, 17 Februari 2026

Menkeu Akui Penerimaan Pajak di Bawah Target, Defisit APBN 2025 Sedikit Melebar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Jakarta, TrenNews.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa  mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan pajak tahun 2025 berada di bawah target. Kondisi tersebut menyebabkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sedikit melebar dari outlook awal sebesar 2,78 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Income-nya agak sedikit di bawah prediksi kita sehingga defisitnya lebih lebar dari perkiraan semula,” ujar Purbaya dalam media briefing di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).

Ia menjelaskan, rincian lengkap kinerja APBN 2025 akan disampaikan pada konferensi pers pekan depan. Hingga saat ini, Kementerian Keuangan masih memantau realisasi anggaran karena proses tutup buku baru akan selesai pada pukul 23.59 WIB.

“Angkanya geser terus sampai malam ini. Detik-detik ini masih banyak uang yang masuk,” katanya.

Menjalani tahun pertama sebagai Bendahara Negara, Purbaya mengaku terkejut dengan dinamika menjelang penutupan buku APBN. Ia bahkan menyebut tidak bisa tidur memikirkan realisasi penerimaan dan potensi pelebaran defisit.

“Baru tahu saya. Saya pikir kalau Menteri Keuangan tanggal 31 Desember sudah tenang, rupanya belum. Semalam saja saya tidak bisa tidur, uangnya masuk atau tidak, defisitnya bisa melebar,” tuturnya.

Meski demikian, Purbaya memastikan defisit APBN 2025 tetap terjaga di bawah batas maksimal 3 persen dari PDB, sesuai ketentuan Undang-Undang Keuangan Negara. Pemerintah, kata dia, juga terus berkomunikasi dengan DPR terkait perkembangan tersebut.

“Yang jelas kami tidak melanggar batas 3 persen dan kami komunikasi terus dengan DPR. Ini masih bergerak, kepastiannya minggu depan,” pungkasnya.

Pewarta: Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini