Jumat, 29 Agustus 2025

Prabowo-Gibran Resmi Jadi Pemenang Pilpres 2024, NasDem Ucapkan ‘Selamat’

Nasdem ucapan selamat kepada pasangan Prabowo Gibran

JAKARTA, TRENNEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pilpres 2024 pada Rabu (20/3/2024) kemarin.

Hal tersebut ditetapkan dalam berita acara KPU nomor 218/PL.01.08-BA/05/2024. Hasil ini langsung diumumkan KPU setelah rekapitulasi nasional perolehan suara Pilpres rampung dan rapat pleno.

Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 38 provinsi dan 128 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Total keseluruhan suara sah nasional sebanyak 164.227.475.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, Prabowo-Gibran unggul dengan suara sah sebanyak 96.214.691 dari total suara sah nasional.

“Jumlah suara sah pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, H Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebanyak 96.214.691 suara,” ujar Ketua KPU Hasyim Asy’ari di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 20 Maret.

Menanggapi hasil kemenangan Paslon nomor urut 2, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengaku menerima hasil rekapitulasi tersebut.

“Partai Nasdem menyatakan menerima hasil pemilu tahun 2024 yang telah dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 yang lalu, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden,” kata Surya di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Maret.

Surya pun mengucapkan selamat pada Prabowo-Gibran, capres-cawapres nomor urut 2 yang mendapat perolehan suara tertinggi dibanding kedua paslon lain.

Meski demikian, Surya menegaskan pelaksanaan Pemilu 2024 diwarnai banyak catatan dari berbagai pihak. Banyak kalangan aktivis dari berbagai kelompok masyarakat sipil hingga para guru besar sejumlah perguruan tinggi yang mengkritisi hingga memunculkan dugaan pemilu diwarnai kecurangan.

“Namun apapun itu suka atau tidak suka mau atau tidak mau kita harus menerima,” tegasnya.

Di satu sisi, Surya menekankan perlu adanya evaluasi dan koreksi atas kekurangan penyelenggaraan pemilu untuk memperbaiki proses demokrasi di masa mendatang.

“Bahwa harus terus melakukan evaluasi, koreksi, hingga diskursus yang tidak berkesudahan dalam upaya memperbaiki sistem pemilu serta praktek berdemokrasi, namun kehidupan politik harus terus berlangsung. Kita harus terus berdialektika dalam dinamika politik yang tengah berjalan suka atau tidak suka, sepakat atau tidak sepakat,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Anies-Muhaimin memperoleh 40.971.906 suara. Sementara Ganjar Pranowo-Mahfud Md memperoleh 27.040.878 suara. Total suara sah Pemilu Presiden 2024 adalah 164.227.475 suara.

Perolehan suara pasangan Prabowo-Gibran unggul di 66 dari 128 kantor panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Selain itu, Prabowo-Gibran juga unggul di 36 provinsi, kecuali Aceh dan Sumatera Barat yang dimenangkan pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini