Selasa, 13 Januari 2026

Program Dampak Banjir Disdikbud, Warganet: Seragam Kekecilan dan Sepatu Sebelah Kanan Keduanya

Temuan sepatu yang keduanya sebelah kanan. (Sumber : Facebook)

Aceh Singkil, TrenNews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil menerima kucuran dana dampak banjir sebesar Rp 1,7 Miliar dari total Rp 4 Miliar bantuan Prabowo untuk dampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Singkil.

Disdikbud Aceh Singkil di sebut – sebut merupakan instansi Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di Aceh Singkil yang mendapat kucuran dana dampak banjir dengan nilai terbesar.

Namun pada realisasi program pengadaan seragam sekolah dari Dana Rp 1,7 Miliar di Disdikbud Aceh Singkil itu menyimpan ‘luka’ bagi penerima.

Baju dan sepatu kekecilan hingga insiden sepatu yang dibagikan kepada siswa sebelah kanan keduanya, menjadi pemandangan buruk pengadaan seragam siswa dampak banjir tersebut.

Peristiwa sepatu kekecilan ini di posting oleh salah satu pengguna media sosial Facebook dengan nama akun Eva Mansur.

“Maaf ya yang punyak proyek ga terpakai sama kami ga muat,” kata akun Facebook Eva Mansur dalam unggahannya dengan menampilkan sepatu yang diduga kekecilan tersebut.

Postingan itu lantas mendapat respon dari Warganet di media sosial facebook, ada yang mengaku kejadian serupa juga terjadi pada seragam yang diterima anak nya. Bukan hanya kekecilan, namun ada yang mengaku anaknya mendapat bantuan sepatu hanya sebelah kanan.

“Alhamdulillah anak ambo dapek sipatu sabalah kanan ka 2 nyo.. kok baju indak pun muek bisa di agi kan kan sanak2 yg muek sajo bia bermanfaat. (Alhamdulillah anak saya dapat sepatu sebelah kanan ke 2 nya.. kalau baju enggak pun muat bisa diberikan saudara – saudara yang muat saja bisa bermanfaat),” kata Akun Facebook Sardin Pasaribu Gorat dalam komentarnya.

Insiden ini menjadi tanya tanya besar terhadap proses pengadaan seragam sekolah bagi siswa terdampak banjir di Aceh Singkil tersebut.

Apakah pengadaan seragam dampak banjir itu benar – benar sudah melalui proses yang matang atau hanya sekadar melepas tanggung jawab untuk membelanjakan dana yang dikucurkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Amran Ramli mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan kepada kepala sekolah agar mengonfirmasi jika ada yang tidak pas.

“Kita sudah menyampaikan kepala Kepsek, jika ada yang kurang pas didomfirmasi ke Dinas biar ditukar ke pihak penyedia,” kata Amran Ramli, Minggu (11/1/2026).

Sementara saat ditanya proses penyaluran apakah tidak mengikuti size sesuai pendataan, namun hingga kini Amran belum memberikan keterangan.

Pewarta : Arman Munthe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini