Dispar Kolaka Utara Fokuskan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan di 2026
Lasusua, TrenNews.id – Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka Utara menetapkan arah kebijakan pembangunan kepariwisataan tahun 2026 dengan menitikberatkan pada penguatan pariwisata yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka Utara, Andi Chairul Ichsan, SH, kepada TrenNews.id, Jum’at (16/1/2026), mengatakan bahwa target utama pembangunan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan identitas budaya lokal.
“Pembangunan destinasi pariwisata diarahkan untuk memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan, sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan ekologi,” ujar Andi Chairul.
Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, Dinas Pariwisata Kolaka Utara memfokuskan program pada peningkatan kualitas destinasi melalui penataan kawasan wisata, penguatan amenitas dan aksesibilitas, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.
Selain itu, masyarakat lokal didorong menjadi subjek utama pembangunan pariwisata melalui pengembangan desa wisata, pemberdayaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta dukungan terhadap pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan destinasi wisata,” katanya.
Terkait strategi promosi pariwisata tahun 2026, ia menyampaikan bahwa promosi akan dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Promosi difokuskan pada penguatan branding destinasi melalui pemanfaatan media digital dan media sosial, serta kerja sama strategis dengan media, komunitas, dan pelaku industri pariwisata. Narasi promosi dikemas dengan menonjolkan keunikan alam, budaya, dan kearifan lokal, serta mengedepankan konsep pariwisata yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.
“Edukasi sadar wisata dan penerapan nilai-nilai Sapta Pesona juga menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas promosi dan pelayanan pariwisata,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, hingga masyarakat, menjadi kunci dalam membangun citra pariwisata Kolaka Utara yang berkelanjutan.
“Dengan strategi tersebut, kami berharap sektor pariwisata pada tahun 2026 dapat tumbuh secara berkesinambungan dan menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Andi Chairul.
Asss


Tinggalkan Balasan