Jumat, 23 Januari 2026

Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung

Penampakan serpihan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Puncak Bulusaraung (ist)

Pangkep, TrenNews.id — Tim SAR gabungan berhasil menemukan badan dan ekor pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Temuan tersebut berada di lereng selatan puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan badan dan ekor pesawat ditemukan pada Minggu (18/1/2026) pukul 07.49 WITA.

“Pada pukul 07.49 WITA ditemukan badan dan ekor pesawat di lereng bagian selatan. Jika dilihat dari puncak, posisinya berada di sisi selatan,” ujar Andi Sultan di Posko SAR Balocci, Kabupaten Pangkep.

Pasca penemuan tersebut, Basarnas memberangkatkan Tim AJU (Advance Jungle Unit) untuk menuju lokasi dan melakukan upaya awal evakuasi pada bagian pesawat yang ditemukan.

“Serpihan terbesar berupa badan pesawat, tim AJU kami berangkatkan lebih dulu menuju lokasi,” jelasnya.

Namun, proses evakuasi dihadapkan pada medan yang ekstrem dan terjal, serta kondisi cuaca yang belum sepenuhnya mendukung.

“Akses menuju badan pesawat cukup terjal. Kami harus memperhitungkan aspek keselamatan secara ketat. Saat ini kendala utama masih kabut tebal,” tambah Andi Sultan.

Selain badan dan ekor pesawat, tim SAR juga menemukan serpihan kecil berupa jendela pesawat (window) berdasarkan pantauan kru helikopter SAR di koordinat 04°55’48” LS – 119°44’52” BT.

Untuk proses evakuasi korban dan puing pesawat, tim SAR memutuskan menggunakan jalur pendakian Gunung Bulusaraung sebagai jalur utama evakuasi.

“Kami memilih jalur pendakian karena lebih aman. Jalur lain lebih dekat, tetapi terlalu terjal dan berisiko,” ungkap Andi Sultan.

Sekitar 500 personel SAR gabungan dari berbagai unsur diterjunkan untuk mendukung operasi pencarian dan evakuasi. Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung dengan mengedepankan prinsip keselamatan.

Arman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini