Sabtu, 24 Januari 2026

Tragedi Longsor di Manggarai Timur: Tiga Warga Meninggal, Ratusan Mengungsi

Kondisi rumah yang terdampak longsor di Desa Goreng Mani, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Borong, TrenNews.id – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan bencana longsor yang melanda Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (22/1/2026). Longsor menimpa rumah warga, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan ratusan warga dari dua dusun terpaksa mengungsi.

Menurut laporan Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana, longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WITA dan menimpa rumah Kongradus Lasa. Empat orang menjadi korban tertimbun material longsor. Dua korban berhasil dievakuasi dan dirawat di Puskesmas Benteng Jawa, namun satu di antaranya meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026).

Dua dusun yang terdampak dan harus mengungsi adalah Dusun Sosor Alo (90 KK) dan Dusun Buru Pote (137 KK).

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini dan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berlangsung.

“Bencana yang terjadi di Goreng Meni merupakan duka bagi seluruh masyarakat Manggarai Timur. Saya meminta keluarga korban untuk tetap tabah dan tidak putus asa. Pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan melakukan segala upaya untuk menemukan korban yang masih tertimbun,” ujar Bupati Agas.

Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur telah bergerak cepat melakukan koordinasi lintas sektor untuk menangani bencana ini. Tim BPBD telah berada di lokasi, berkoordinasi dengan TNI dan perangkat daerah terkait.

Bupati Agas juga mengajak seluruh ASN dan masyarakat Manggarai Timur untuk bergotong royong membantu korban bencana melalui donasi yang disalurkan ke Dinas Sosial.

Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Timur, Agustinus Susanto, ST, MPSDA, menjelaskan bahwa hujan masih terus mengguyur lokasi bencana. Akses menuju lokasi sempat terhambat oleh longsor kecil, namun telah berhasil ditangani.

Logistik yang telah disalurkan Pemda melalui BPBD meliputi beras, makanan siap saji, terpal, air minum kemasan, dan peralatan tidur. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan guna memastikan keselamatan warga terdampak.

Kordianus Lado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini