Minggu, 1 Februari 2026

Abu Muslim Terpilih Aklamasi di Musda V, Golkar Kolaka Utara Bidik Kemenangan Pemilu 2029

Abu Muslim menerima kembali Bendera Petaka Partai Golkar dari pimpinan sidang

Lasusua, TrenNews.id — Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kabupaten Kolaka Utara resmi dibuka dengan semangat konsolidasi dan penguatan organisasi, Sabtu (31/1/2026), di Aula Hotel Berlian Lasusua.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Kolaka Utara dalam menyusun strategi menghadapi agenda politik nasional dan daerah, khususnya Pemilu 2029.

Dalam sambutannya, Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Uking Djassa, menegaskan bahwa Partai Golkar di Kolaka Utara wajib mengembalikan kejayaannya seperti pada masa lalu.

Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Partai Golkar akan melakukan penjaringan bakal calon anggota legislatif hingga 200 persen sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi.

“Kalau di Kolaka Utara jumlah anggota legislatif itu 25 orang, maka Golkar harus menjaring minimal 50 bakal calon atau 200 persen. Sehingga pada 2027 sudah menjadi 100 persen siap bertarung,” ujarnya.

Menurut Uking, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan kader, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.

Dalam arahannya, ia juga menekankan dua kriteria utama bagi bakal calon legislatif Partai Golkar, yakni memiliki tingkat penerimaan yang baik di masyarakat serta kemampuan finansial yang memadai.

“Harus dikenal masyarakat dan punya kemampuan finansial. Itu menjadi modal dasar dalam perjuangan politik,” tegasnya.

Ia menambahkan, kader yang hanya memiliki popularitas tanpa didukung kesiapan lainnya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut dari DPD Provinsi.

“Kalau hanya disukai masyarakat, nanti DPD Provinsi yang akan memikirkan dan menindaklanjuti,” katanya.

Selain itu, Uking menyampaikan bahwa DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan setiap daerah pemilihan di Kolaka Utara mampu menghasilkan minimal satu kursi legislatif.

“Targetnya jelas, satu dapil harus bisa menghasilkan satu kursi. Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh kader,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kolaka Utara, Abu Muslim, menegaskan komitmen partainya untuk bekerja secara kolektif dalam memperkuat basis dukungan di masyarakat.

Menurutnya, seluruh struktur partai, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, diarahkan untuk mengedepankan penguatan partai, bukan hanya mengandalkan figur calon legislatif tertentu.

“Yang dikampanyekan adalah partai, bukan orang per orang. Masyarakat diajak memilih Partai Golkar, sehingga suara yang diperoleh menjadi suara partai,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan rencana pembentukan tim satuan tugas (satgas) yang akan bergerak langsung melakukan sosialisasi dan kampanye partai di tengah masyarakat.

Selain itu, DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara akan rutin menurunkan berbagai program sosial dan kemasyarakatan ke daerah sebagai bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat.

“Kegiatan dari provinsi, baik bantuan sosial, sembako, maupun program lainnya, akan menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat,” katanya.

Abu Muslim menambahkan, kaderisasi calon legislatif dilakukan secara bertahap. Pada akhir 2026 ditargetkan terbentuk 200 persen bakal caleg, dan pada 2027 telah mencapai 100 persen caleg siap bertarung.

Terkait Musda V, Abu Muslim menjelaskan bahwa forum tersebut membahas tiga agenda utama, yakni laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2019–2025, penyusunan program kerja, serta pemilihan ketua DPD periode 2026–2031.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, yang berhalangan hadir karena harus mengikuti agenda nasional di Jakarta.

Dalam Musda V ini, Abu Muslim kembali terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari 15 Pengurus Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Kolaka Utara.

Dengan demikian, ia kembali dipercaya memimpin Partai Golkar Kolaka Utara untuk lima tahun ke depan, melanjutkan kepemimpinannya di partai besutan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Terpilihnya Abu Muslim secara aklamasi mencerminkan soliditas internal partai serta kepercayaan kader terhadap kepemimpinannya dalam menghadapi agenda politik mendatang.

Abu Muslim menegaskan bahwa fokus utama Partai Golkar Kolaka Utara saat ini adalah memenangkan pemilihan legislatif sebagai basis kekuatan politik di daerah.

“Pertarungan sesungguhnya ada di pemilihan legislatif. Kalau kita bisa meraih kursi terbanyak, maka kepercayaan diri menghadapi pilkada dan pilgub juga akan semakin besar,” ujarnya.

Ia menyebutkan, target minimal partai adalah meraih satu kursi di setiap daerah pemilihan atau minimal tiga kursi di DPRD Kabupaten Kolaka Utara.

Di Musda V ini turut dihadiri pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dari Fraksi Golkar, serta sejumlah anggota DPRD Kota Kendari.

Hadir pula Asisten I Pemda Kolaka Utara, Wakil Ketua I DPRD Kolaka Utara, Ketua Partai Gerindra Kolaka Utara, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kolaka Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat dan demisioner penyelenggara pemilu.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, legislatif, serta pimpinan partai politik lainnya menambah semarak kegiatan sekaligus memperkuat nuansa kebersamaan dalam Musda V tersebut.

Melalui Musda V ini, Partai Golkar Kolaka Utara diharapkan semakin solid, disiplin, dan fokus membangun kekuatan hingga tingkat akar rumput, guna menghadapi agenda politik nasional dan daerah secara maksimal menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

Asse

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini