Rabu, 11 Februari 2026

AHY Tiba di Labuan Bajo Naik Jet Pribadi, Publik Soroti Kontras dengan Imbauan Efisiensi Presiden

AHY terpantau mendarat di Bandara Komodo Labuan Bajo menggunakan Jet Pribadi, Jumat(14/11/2025).

Labuan Bajo, TrenNews.id – Kunjungan kerja Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ke Labuan Bajo pada Jumat (14/11/2025) menarik perhatian publik. AHY terpantau tiba di Bandara Komodo menggunakan pesawat jet pribadi, di tengah kebijakan pemerintah yang tengah menekankan efisiensi dan penghematan anggaran nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan jajarannya untuk menekan belanja negara hingga mencapai efisiensi sebesar Rp 306,69 triliun. Presiden menegaskan agar perjalanan dinas dan kegiatan seremonial dikurangi.

“Efisiensi dikurangilah perjalanan dinas, kurangilah rapat-rapat, kurangilah seminar-seminar, kurangilah kunjungan-kunjungan kerja. Yang penting kerja, bukan kunjungannya,” tegas Presiden Prabowo saat membuka APKASI Otonomi Expo 2025.

Pengamat kebijakan publik Universitas Cendekia Nusantara, Dr. Yosef Adrian, menilai penggunaan jet pribadi oleh pejabat negara pada dasarnya tidak melanggar aturan, namun tetap harus dijelaskan secara terbuka kepada publik.

“Pertanyaan yang wajar adalah apakah jet pribadi tersebut dibiayai negara atau merupakan fasilitas pribadi. Transparansi penting untuk menghindari persepsi negatif,” ujarnya.

Ia menyebut penggunaan transportasi non-komersial sah-sah saja, selama tidak membebani anggaran negara. “Jika digunakan untuk mengefektifkan waktu dalam agenda kerja yang padat, itu dapat dipahami. Namun tetap perlu ada klarifikasi resmi,” katanya.

Respons warga Manggarai Barat terhadap penggunaan jet pribadi tersebut bervariasi.

Marselus, warga Labuan Bajo, mempertanyakan kesesuaian langkah tersebut dengan imbauan efisiensi pemerintah. “Kalau pemerintah bilang anggaran negara lagi ketat, lalu pejabat datang pakai jet pribadi, tentu masyarakat bertanya. Harusnya ada penjelasan agar tidak timbul salah paham,” ujarnya.

Sementara itu, Rikardus, pelaku usaha wisata, menilai penggunaan jet pribadi dapat dimaklumi selama berdampak positif bagi daerah. “Kalau itu untuk efektivitas dan mempercepat agenda kerja, tidak masalah. Yang penting kunjungannya membawa manfaat bagi pembangunan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, AHY melanjutkan agenda kerjanya menuju kawasan Lintura untuk memantau progres pembangunan infrastruktur pendukung kawasan tersebut.

Pewarta: Kordianus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini