Jumat, 27 Februari 2026

Aldri Dalton Klarifikasi Pemeriksaan Kliennya: Bukan Pemerasan, Tapi Bantu Buat Surat Keberatan Warga Nggoer

Aldri Dalton selaku kuasa hukum Hasanudin saat memberikan keterangan pers usai diperiksa Polres Mabar.

Labuan Bajo, TrenNews.id – Isu pemerasan yang melibatkan Hasanuddin dibantah keras oleh kuasa hukumnya, Aldri Dalton Ndolu. Aldri menjelaskan bahwa kliennya memang dipanggil oleh Polres Manggarai Barat, namun bukan terkait pemerasan, melainkan untuk memberikan klarifikasi terkait bantuannya dalam membuat surat keberatan untuk seorang warga bernama S.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Manggarai Barat, Rabu (25/2/2026) malam, Aldri menegaskan bahwa tuduhan pemerasan tersebut tidak berdasar. Ia menjelaskan bahwa kliennya hanya membantu mengetik surat keberatan tersebut atas permintaan warga Nggoer yang datang langsung ke kantornya.

“Kalau soal pemerasan itu tidak ada dan pemanggilan hari ini klarifikasi soal surat dan bukan soal pemerasan dan saya tekan sekali lagi bahwa tidak ada itu pemerasan,” tegas Aldri.

Aldri menjelaskan bahwa surat keberatan tersebut dilayangkan oleh Tua Golo Nggoer karena adanya ketidakpuasan terhadap terbitnya dua sertifikat tanah di Muara Nggoer. Ia menyebut surat tersebut sebagai upaya hukum administrasi untuk menyampaikan keberatan atas penerbitan sertifikat tersebut.

Dengan klarifikasi ini, Aldri berharap dapat meluruskan informasi yang beredar dan menegaskan bahwa kliennya tidak terlibat dalam tindak pemerasan.

(Kordianus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini