AP2 Indonesia Kecam Keras Dugaan Kejahatan BBM Subsidi, Aparat Diminta Tangkap Pelaku
Kendari, TrenNews.id – Lembaga AP2 Indonesia mengecam keras dugaan penyalahgunaan BBM subsidi yang diduga digunakan untuk kepentingan proyek strategis nasional di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Atas dugaan tersebut, AP2 Indonesia menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi pada Kamis (8/1/2025) sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik yang dinilai merugikan negara dan rakyat kecil.
Dalam pernyataan sikapnya, AP2 Indonesia mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk segera mencopot Kepala BWS Sulawesi IV Kendari serta melakukan pemblokiran (blacklist) terhadap dua perusahaan kontraktor, yakni PT Sinar Putra Mahaba (PT SPM) selaku pelaksana Proyek Bendungan Laiba dan PT Pintar Jaya Perkasa (PT PJP) selaku pelaksana Proyek Pantai Raha.
Kedua perusahaan tersebut diduga kuat menggunakan BBM subsidi untuk kepentingan proyek tahun anggaran 2025. AP2 Indonesia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kejahatan serius karena BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, bukan untuk proyek bernilai miliaran rupiah.
Selain menekan Kementerian PUPR, AP2 Indonesia juga mendesak Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia agar segera menangkap dan memproses hukum pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.
Ketua AP2 Indonesia menegaskan bahwa pembiaran terhadap kasus ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum dan tata kelola pembangunan nasional. “Ini bukan pelanggaran biasa. Ini adalah kejahatan terhadap hak rakyat. Negara tidak boleh kalah oleh kontraktor nakal,” tegasnya.
AP2 Indonesia memastikan aksi yang akan digelar pada Kamis (8/1/2025) akan berlangsung secara terbuka, damai, dan konstitusional, sekaligus menjadi peringatan keras agar aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa pandang bulu.
Pewarta: Asse


Tinggalkan Balasan