Sabtu, 29 November 2025

Banjir dan Angin Kencang Landa Kolaka Utara, Puluhan Rumah Terdampak

Personil BPBD Kolaka Utara sedang memantau debit air yang meningkat, membawa material kayu dan batuan di sungai

Lasusua, TrenNews.id – Bencana hidrometeorologi berupa banjir dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, pada 19–21 November 2025. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Utara mencatat sedikitnya 18 rumah warga terdampak banjir dan dua rumah lainnya rusak akibat angin kencang.

Kepala BPBD Kabupaten Kolaka Utara, Mukramin, SE, MM, menyampaikan banjir terjadi di Kecamatan Lasusua pada Jumat (21/11/2025) pukul 20.30 Wita. Hujan deras selama dua jam menyebabkan beberapa sungai meluap dan menggenangi permukiman.

“Debit air meningkat cepat membawa material kayu dan bebatuan, sehingga masuk ke rumah warga dan merusak talud serta mengganggu distribusi air PDAM,” kata Mukramin, pada TrenNews.id, Sabtu (22/11/2024) pagi.

Wilayah terdampak banjir ada di dua desa. Di Desa Watuliwu, tercatat sekitar 10 rumah terdampak lumpur dan air, serta fasilitas umum berupa talud dan jaringan PDAM macet. Sementara di Desa Ponggiha, sebanyak tujuh rumah terdampak dan satu masjid tergenang air. Tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsian.

Selain banjir, angin kencang juga menerjang wilayah Kecamatan Batuputih pada Rabu (19/11/2025) dan Kamis (20/11/2025). Di Desa Puncak Harapan, satu rumah dilaporkan rusak sedang. Tujuh anggota keluarga terdampak, namun tidak ada korban luka. Sehari kemudian, angin kencang kembali terjadi di Desa Lelewawo dan merusak satu rumah warga dengan kategori rusak ringan.

BPBD Kolaka Utara telah melakukan pendataan, koordinasi dengan instansi terkait, dan membantu perbaikan darurat rumah terdampak. Mukramin mengatakan kebutuhan mendesak warga terdampak antara lain material bangunan, pengerukan sedimentasi dan pembersihan drainase, logistik, serta mobilisasi air bersih.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kolaka Utara,” ujarnya.

BPBD juga menyiagakan tim terpadu untuk respons cepat apabila terjadi bencana susulan.

Pewarta: Asse

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini