Brimob Terjang Badai di Goreng Meni: Tandu Harapan di Tengah Lumpur dan Duka
Borong, TrenNews.id – Cuaca ekstrem tak menghalangi Tim SAR Brimob Kompi 2 B Pelopor Ruteng untuk menjangkau Desa Goreng Meni yang dilanda longsor. Di tengah hujan deras, jalanan licin, dan ancaman longsor susulan, mereka hadir membawa harapan bagi warga yang berjibaku dengan ganasnya alam.
Danki Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor, Iptu Soleman W. Talo, memimpin langsung tim SAR kecilnya, menyusuri medan berlumpur dengan langkah tenang namun pasti. Kehadiran mereka bukan sekadar simbol komando, melainkan penegasan bahwa negara benar-benar hadir, berdiri bersama warga di tengah bencana.
“Kami datang bukan hanya membawa perlengkapan, tetapi juga tanggung jawab. Tugas kami satu, memastikan negara benar-benar hadir di tengah warga yang sedang menghadapi bencana,” kata Iptu Soleman.
Setelah perjalanan panjang dan melelahkan, Tim SAR Brimob tiba di lokasi bencana pada pukul 13.20 Wita, Jumat (23/1/2026). Pencarian korban longsor segera dimulai, meski harus dihentikan sementara karena curah hujan yang kian meningkat dan kondisi tanah yang masih labil.
Di tengah keterbatasan dan duka mendalam, warga Desa Goreng Meni tetap tegar. Alvian Rudu, salah seorang warga, tak menutupi rasa harunya melihat kehadiran Tim SAR Brimob. “Luar biasa, Om. Kami benar-benar merasa tidak sendiri,” tuturnya.
Namun, Alvian juga menyiratkan harapan agar alat berat segera didatangkan untuk membuka akses jalan yang tertutup total oleh material longsoran. Hingga saat ini, dua warga, Theresia Resim dan Yustina Mira, masih belum ditemukan. Tim SAR Brimob tetap bertahan di lokasi, bersiaga menunggu pagi untuk melanjutkan pencarian. Di tengah hujan, lumpur, dan penantian panjang, pertolongan masih terus diharapkan datang tepat waktu.
Kordianus Lado


Tinggalkan Balasan