Buhari Soroti Polemik Video TikTok, Tekankan Dukungan Perjuangan Jalan Batuputih–Porehu
Lasusua, TrenNews.id — Anggota DPRD Kabupaten Kolaka Utara, Buhari, menanggapi polemik unggahan video di akun TikTok @eRBe#bersuara milik Ridwan Badallah yang menanggapi pernyataan H. Jumarding, Wakil Bupati Kabupaten Kolaka Utara.
Buhari menyayangkan adanya konten yang dinilainya dapat memicu suasana kurang kondusif di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh pihak seharusnya saling mendukung demi kepentingan pembangunan daerah.
“Seharusnya kita saling mendukung. Apalagi Pak Rudwan ini orang Kolaka. Ayo kita saling mendukung, jangan membuat konten yang membuat suasana tidak nyaman,” ujar Buhari.
Ia menegaskan bahwa masyarakat dan unsur pemerintahan di daerah memiliki tujuan yang sama, yakni mendorong percepatan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur.
“Tentu kita semua sepakat dan mengharapkan Pak ASR bisa dua periode,” katanya.
Menurut Buhari, pernyataan Wakil Bupati di media sosial merupakan bentuk kejenuhan atas panjangnya perjuangan pembangunan jalan penghubung Kecamatan Batuputih–Kecamatan Porehu yang hingga kini belum sepenuhnya terealisasi.
“Yang disampaikan Pak Wakil itu salah satu bentuk kejenuhan karena terlalu lamanya perjuangan pembangunan jalan Batuputih–Porehu,” ungkapnya.
Buhari juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan respons positif terhadap aspirasi masyarakat Kolaka Utara terkait kondisi infrastruktur jalan.
“Pak Gubernur juga sangat baik responnya saat kita bawa aspirasi kemarin. Beliau siap berjuang bersama untuk mendapatkan dana Inpres di pusat untuk pembangunan jalan di Kolut,” ujarnya.
Selain itu, ia turut mengapresiasi sikap Kepala Dinas Infokom Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir, yang dinilai mampu meredam keresahan masyarakat.
“Respon Pak Andi Syahrir sangat baik, teduh, dan menjawab kegelisahan masyarakat Kolaka Utara,” kata Buhari.
Namun, ia mengaku kecewa terhadap respons yang disampaikan Rudwan Badallah melalui media sosial.
“Cuma respon Pak Rudwan yang sedikit membuat kita kecewa. Beliau tidak mengerti masalah di masyarakat Kolaka Utara, bahwa kita gelisah dengan kondisi jalan yang makin banyak rusak, bahkan ada yang tidak bisa dilalui. Padahal itu juga menjadi wewenang provinsi,” tegasnya.
Buhari menambahkan, DPRD Kabupaten Kolaka Utara hingga kini terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur melalui berbagai forum resmi, baik di tingkat daerah maupun provinsi.
“Perjuangan DPRD terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya jalan Batuputih–Porehu, terus berlanjut sampai sekarang,” ujarnya.
Sebelumnya, unggahan video Rudwan Badallah memicu beragam reaksi warganet di media sosial dan grup percakapan WhatsApp. Sebagian warganet menilai tanggapan tersebut cukup proporsional, sementara sebagian lainnya mengkritik cara penyampaiannya.
Dalam sejumlah pemberitaan terdahulu, TrenNews.id mencatat kondisi jalan Batuputih–Porehu kerap dikeluhkan warga karena rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan akses layanan kesehatan masyarakat.
Pembangunan ruas jalan tersebut juga berulang kali diusulkan dalam Musrenbang dan rapat kerja DPRD. Namun, keterbatasan anggaran serta kewenangan lintas pemerintahan menjadi salah satu faktor lambannya realisasi.
Asse


Tinggalkan Balasan