Rabu, 14 Januari 2026

Empat WNI Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon, DPR Desak Kemlu Perkuat Koordinasi

Ilustrasi Empat WNI Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon

Jakarta, TrenNews.id — Kasus penculikan empat warga negara Indonesia (WNI) oleh bajak laut bersenjata di perairan Gabon, Afrika Tengah, menjadi perhatian serius DPR RI. Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama seluruh perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri untuk segera memperkuat koordinasi dengan otoritas Gabon dan pihak terkait guna menjamin keselamatan para korban.

Amelia menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden serangan bajak laut terhadap kapal penangkap ikan yang diawaki WNI tersebut. Menurutnya, peristiwa ini menjadi peringatan serius terhadap meningkatnya ancaman keselamatan WNI di jalur maritim internasional.

“Insiden ini sangat memprihatinkan dan menjadi alarm tentang meningkatnya ancaman terhadap keselamatan WNI di jalur maritim internasional,” kata Amelia di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Sebagai anggota Komisi I yang membidangi urusan luar negeri dan pertahanan, Amelia menegaskan pentingnya penguatan sistem perlindungan WNI di luar negeri, baik dalam penanganan kasus maupun pencegahan jangka panjang. Ia mendorong pemerintah membangun mekanisme early warning serta membentuk task force tanggap krisis yang melibatkan koordinasi lintas instansi.

“Tidak hanya untuk menanggapi insiden yang terjadi, tetapi juga untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa depan,” ujarnya.

Amelia memastikan Komisi I DPR RI akan terus memantau perkembangan kasus penculikan tersebut dan bekerja aktif bersama pemerintah agar keselamatan serta hak-hak WNI di luar negeri tetap terjamin.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan diplomasi perlindungan serta kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman bajak laut, khususnya di jalur laut internasional yang rawan.

“Dengan kondisi keamanan global yang kurang kondusif saat ini, sudah sepatutnya kita mengintensifkan keamanan laut guna mengantisipasi gangguan terhadap rantai pasok negara kita,” kata Amelia.

Sebelumnya, media setempat melaporkan bahwa sejumlah WNI dan warga negara China menjadi korban penculikan bajak laut dari sebuah kapal ikan di perairan Gabon pada Senin (12/1/2026).

Kepala Staf Angkatan Laut Gabon, Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, menyatakan kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang oleh tiga pria bersenjata saat menangkap ikan sekitar tujuh mil laut di tenggara Equata, perairan Gabon.

Dalam serangan tersebut, sembilan awak kapal diculik, terdiri dari lima warga negara China dan empat WNI.

Pewarta: Nisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini