Kesbangpol Kolaka Utara Klarifikasi Polemik Dana Hibah Pilkada 2024
Lasusua, TrenNews.id — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kolaka Utara akhirnya angkat bicara terkait polemik penggunaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang sempat menjadi sorotan publik.
Kepala Kesbangpol Kolaka Utara, Andi Faisal, menegaskan bahwa pernyataan yang sebelumnya beredar di ruang publik bukan merupakan sikap resmi lembaga yang ia pimpin. Ia mengaku tidak pernah memberikan instruksi maupun otorisasi kepada pihak internal untuk menyampaikan keterangan kepada media.
“Saya tidak pernah menginstruksikan ataupun memberi kewenangan kepada pihak tertentu untuk menyampaikan pernyataan terkait mekanisme dana hibah sebagaimana yang sempat beredar,” ujar Faisal, Selasa (8/4/2026) kepada TrenNews.id.
Faisal menjelaskan, polemik tersebut muncul akibat lemahnya koordinasi internal serta penyampaian informasi yang belum melalui proses verifikasi menyeluruh. Hal itu, menurutnya, memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Setelah dilakukan penelaahan ulang terhadap regulasi, ia mengakui terdapat kekeliruan dalam memahami ketentuan pelaporan dana hibah Pilkada. Ia merujuk pada Permendagri Nomor 54 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 41 Tahun 2020 yang tidak mewajibkan laporan penggunaan dana hibah secara rinci.
“Yang diatur adalah laporan realisasi penggunaan anggaran hibah, bukan laporan detail setiap penggunaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, mekanisme pertanggungjawaban penggunaan anggaran tetap berjalan melalui proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai lembaga yang berwenang melakukan pemeriksaan.
“Seluruh penggunaan anggaran tetap diaudit oleh BPK. Berdasarkan informasi yang kami terima, proses tersebut juga telah dilakukan,” katanya.
Atas polemik yang terjadi, Kesbangpol Kolaka Utara menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, khususnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka Utara.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada KPU atas polemik yang terjadi. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar ke depan lebih cermat dan terkoordinasi dalam menyampaikan informasi,” ucap Faisal. (As)


Tinggalkan Balasan