Sabtu, 14 Februari 2026

Ketua TP PKK Kolaka Utara Apresiasi Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Ekonomi Keluarga

Ketua TP PKK Kabupaten Kolaka Utara, Dra. Hj. A. Nurhayani Nurrahman di kegiatan Gerakan Pangan Murah

Lasusua, TrenNews.id — Ketua TP PKK Kabupaten Kolaka Utara, Dra. Hj. A. Nurhayani Nurrahman, mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan GPM yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Bundaran Suawindu, Lasusua, Jumat (13/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kolaka Utara menilai program pangan murah sangat membantu masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan hari besar keagamaan.

“Program ini sangat membantu masyarakat, terutama para ibu rumah tangga. Dengan harga yang lebih terjangkau, tentu dapat meringankan beban ekonomi keluarga,” ujar Andi Nurhayani.

Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh kecamatan hingga pelosok desa.

“Kami berharap GPM ini terus dilakukan secara rutin dan merata, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan GPM tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, serta dihadiri unsur Forkopimda, staf ahli, para asisten, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, dan anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kolaka Utara, Bakri, S.Km, menjelaskan bahwa GPM merupakan tindak lanjut dari surat Badan Pangan Nasional terkait pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional menjelang HBKN Tahun 2026.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan program strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama saat terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat,” jelas Bakri.

Pada pelaksanaan di Lasusua, sejumlah komoditas disediakan dengan harga terjangkau, antara lain beras SPHP sebanyak 4 ton seharga Rp60.000 per 5 kilogram, beras Anoa Sultra (premium) 2 ton seharga Rp62.000 per 5 kilogram, gula pasir 200 kilogram seharga Rp11.500 per kilogram, minyak goreng 200 liter seharga Rp16.500 per liter, serta telur ayam ras 200 rak seharga Rp51.000 per rak.

Bakri juga menyampaikan bahwa sejak Juli 2025 hingga Februari 2026, Dinas Ketahanan Pangan Kolaka Utara telah melaksanakan GPM sebanyak 23 kali di sembilan kecamatan, dengan total penyaluran 36 ton beras, 2 ton gula pasir, 556 liter minyak goreng, serta 750 rak telur.

“Berdasarkan hasil pemantauan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, menegaskan bahwa GPM merupakan bagian dari gerakan serentak nasional yang dilaksanakan di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota secara hybrid.

“Gerakan pangan murah ini adalah instrumen strategis pengendalian inflasi daerah. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk TP PKK, TPID, dan OPD terkait, untuk terus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan.

“Pengendalian inflasi bukan hanya tugas satu dinas, tetapi tugas kita bersama. Koordinasi harus terus diperkuat agar pasokan aman dan harga tetap terkendali,” pungkasnya.

Asse
Sumber: IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini