Lebih dari Sekadar Simpan Pinjam: KSP Credit Union Florette Jadi Mesin Ekonomi Inklusif dengan Aset Rp58 Miliar
Ruteng, TrenNews.id – KSP Credit Union Florette mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan yang solid dengan mencatatkan total aset mencapai Rp58 miliar pada tahun buku 2025. Namun, di balik capaian finansial yang membanggakan, koperasi ini menghadapi tantangan serius berupa penurunan jumlah anggota yang signifikan. Fakta ini terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang diselenggarakan di Ruteng,Sabtu(14/3/2026) sebagai bentuk akuntabilitas penuh kepada anggota.
Ketua Pengurus KSP Credit Union Florette, Florianus Kampul, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya RAT yang merupakan amanat Undang-Undang dan forum tertinggi bagi pengurus serta pengawas untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan organisasi. Ia menekankan bahwa RAT juga menjadi ajang evaluasi diri, mengingat maju mundurnya koperasi ini sepenuhnya berada di tangan 7.633 anggota.
“Pemilik koperasi ini bukan pengurus, bukan pengawas, bukan manajemen, tetapi kitalah semua, seluruh anggota KSP Credit Union Florette,” tegas Florianus. Ia mencontohkan, dengan hanya Rp200 ribu saham di koperasi, seorang anggota sudah bisa menyatakan diri sebagai pemilik, sebuah hal yang tidak mungkin terjadi di bank meskipun memiliki miliaran rupiah.
Florianus juga memberikan tiga kunci utama kemajuan koperasi: rajin menyimpan, meminjam, dan mengembalikan pinjaman tepat waktu. Ia secara khusus mengingatkan anggota untuk tidak terjebak pinjaman dari rentenir, yang berpotensi merusak finansial dan kehidupan. “Adalah kesalahan besar jika ada anggota koperasi justru meminjam uang di rentenir,” serunya, merujuk pada kasus bunuh diri akibat jeratan hutang.
Aset Melesat, Anggota Menyusut
Secara finansial, KSP Credit Union Florette menunjukkan performa yang cemerlang. Laporan keuangan per 31 Desember 2025 mencatat total aset senilai Rp58.373.893.269. Angka ini tersebar pada berbagai komponen seperti saldo kas, uang beredar di anggota, piutang asuransi, saham di Puskopdit Manggarai, serta aset tetap yang bernilai miliaran rupiah. Pendapatan koperasi di tahun buku 2025 pun mencapai Rp4.822.442.104.
Namun, di sisi lain, data keanggotaan menunjukkan adanya penurunan. Dari 7.939 anggota pada 2024, jumlahnya menyusut menjadi 7.633 pada 2025, atau berkurang 510 orang. Pengurangan ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pengunduran diri, meninggal dunia, hingga dikeluarkan dari keanggotaan, termasuk adanya “anggota yang tidur terlelap.”
Dorongan Regenerasi dan Inklusivitas dari Puskopdit dan Pemerintah
Sekretaris Puskopdit Manggarai, Jefrin Harianto, mengapresiasi pelaksanaan RAT sebagai indikator kesehatan koperasi. Ia menyoroti pentingnya keberlanjutan (sustainability) melalui regenerasi anggota, dengan merekrut lebih banyak anak muda. “Koperasi tidak lagi hanya menjadi rumahnya opa dan oma. Koperasi harus menjadi gaya hidup anak-anak muda hari ini,” ujarnya. Jefrin juga mengingatkan bahwa meskipun NTT memiliki banyak koperasi, provinsi ini masih tergolong miskin, sehingga perlu ada evaluasi serius apakah koperasi sungguh menyejahterakan anggotanya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Manggarai, Dicky Jenaru, memuji KSP Credit Union Florette atas laporan keuangan yang menunjukkan kenaikan pendapatan dan status penilaian sehat. Dicky juga menyoroti perubahan tren koperasi yang tidak hanya fokus pada simpan pinjam, tetapi juga pendampingan usaha bagi para anggotanya, yang disebutnya sebagai simbiosis mutualistis.
Yang menarik, Dicky Jenaru secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen KSP Credit Union Florette dalam menerapkan prinsip inklusivitas. Ia mencatat adanya 30 anggota disabilitas yang aktif dalam program kewirausahaan koperasi, serta pelayanan yang ramah disabilitas, bahkan ditunjukkan melalui penggunaan “yel” dalam bahasa isyarat Bahasa indonesia. “Jika koperasi sudah peduli dengan disabilitas, saya percaya itu adalah koperasi yang betul-betul inklusif,” pungkasnya.
Dengan berbekal aset yang kuat dan komitmen terhadap inovasi serta inklusivitas, KSP Credit Union Florette diharapkan mampu mengatasi tantangan penurunan anggota, sekaligus terus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Manggarai. (Kordianus)


Tinggalkan Balasan