Kamis, 12 Februari 2026

MAPALA UMI Makassar Gelar Sharing Session Manajemen Kebencanaan

MAPALA UMI Makassar

Makassar, TrenNews.id — Mahasiswa Pecinta Alam MAPALA UMI Makassar menggelar kegiatan Sharing Session bertajuk “Manajemen Kebencanaan MAPALA UMI Makassar” pada Sabtu, 31 Januari 2026, di Sekretariat MAPALA UMI, Kampus II Universitas Muslim Indonesia.

Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota MAPALA UMI, KSR UMI, TBM UMI, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan tanggap bencana dari berbagai latar belakang.

Sharing session ini bertujuan memperkuat kapasitas, solidaritas, dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Umum MAPALA UMI Makassar, Zulkifli. Selanjutnya, sesi utama diisi oleh dua pemateri berpengalaman di bidang kebencanaan, yakni Ir. Andjar Wijaya Abdullah dan Ir. Mulyadi.

Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan berbagai pengalaman lapangan, strategi manajemen kebencanaan, serta pentingnya koordinasi antarlembaga dalam setiap tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pra-bencana, tanggap darurat, hingga pasca-bencana.

Mereka juga menekankan bahwa relawan tidak hanya dituntut memiliki ketahanan fisik, tetapi juga kemampuan manajerial, kesiapan mental, serta keterampilan bekerja sama lintas organisasi.

Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta yang sebagian besar merupakan relawan aktif. Berbagai pertanyaan dan tanggapan disampaikan terkait penanganan darurat, logistik, hingga manajemen relawan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, MAPALA UMI Makassar berharap dapat memperkuat jaringan relawan di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar, sekaligus meningkatkan kesiapan bersama dalam merespons situasi darurat secara cepat, tepat, dan berlandaskan nilai kemanusiaan.

MAPALA UMI Makassar juga menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam isu kebencanaan dan kemanusiaan, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen relawan demi terwujudnya respons bencana yang lebih terorganisir dan berkelanjutan.

AMR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini