Senin, 22 Juli 2024

Orang Tua Protes Anak Dikeluarkan dari Daftar Pemberian Makanan Tambahan Balita, Ini Jawaban Puskesmas Labakkan Bontawa

Orang Tua Protes Anak Dikeluarkan dari Daftar Pemberian Makanan Tambahan Balita

PANGKEP, TRENNEWS.ID – Orang Tua Anak di kawasan Labakkang Bontowa, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, mendatangi Puskesmas terkait masalah penerimaan makanan tambahan oleh balita yang mengalami gizi buruk, berat badan tidak naik, dan gizi kurang.

Pasalnya anaknya sudah dikeluarkan dari penerima tambahan Gizi dari Puskesmas. Ilham, orang tua anak mengungkapkan selama 28 hari anaknya menerima tambahan gizi.

“Tapi setelah itu tiba-tiba sudah dikeluarkan,” ungkap Ilham Kepada Media ini.

Menanggapi keluhan itu, Staff puskesmas mengungkapkan bahwa balita yang menerima makanan tambahan bergizi hanya diberi selama periode tertentu, yaitu 14, 28, atau 4-8 minggu.

“Setelah periode tersebut berakhir, nama balita tersebut dihapus dari daftar penerima makanan tambahan. “Balita yang telah menerima makanan tambahan selama 28 hari atau 14 hari akan dikeluarkan dari daftar penerima,” jelas Mirna, penanggung jawab lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini