Partai Gema Bangsa Dorong Politik Desentralisasi di Sultra, Bidik Fraksi Utuh DPRD
Kendari, TrenNews.id — Partai Gema Bangsa sebagai salah satu partai pendatang baru mulai menunjukkan eksistensinya dalam dinamika politik Sulawesi Tenggara dengan mengusung konsep desentralisasi politik dan pembangunan berbasis akar rumput.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Kelas Kader dan Kepemimpinan yang digelar di Hotel D’blitz, Kendari, Jumat (13/2/2026) hingga Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi verifikasi faktual partai politik pada 2027 serta pemetaan target pemenangan di Sulawesi Tenggara.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menegaskan bahwa partainya hadir sebagai alternatif dari sistem politik yang selama ini dinilai terlalu sentralistik.
“Partai Gema Bangsa adalah satu-satunya partai yang menerapkan sistem desentralisasi politik. Wewenang dan otoritas kami berikan kepada pemimpin di daerah dan provinsi. Kami ingin membangun Indonesia dari lapisan paling bawah,” ujar Rofiq.
Ia menilai, kondisi demokrasi saat ini masih sulit berpihak pada masyarakat bawah. Karena itu, penguatan kepemimpinan daerah dinilai menjadi kunci untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas dan minim praktik korupsi.
“Kami berpolitik dengan keberpihakan dan membangun harapan, bukan sekadar ikut-ikutan ramai. Kami ingin membangun Indonesia bukan dari Jakarta, melainkan dari daerah,” tegasnya.
Dalam target politik, Partai Gema Bangsa membidik perolehan satu fraksi utuh di setiap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Selain itu, partai juga menargetkan kemenangan dalam kontestasi pemilihan bupati dan wali kota.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Sultra, Aryo Wira Setiawan, menyampaikan bahwa Kelas Kader bertujuan menyamakan persepsi pengurus terhadap platform perjuangan partai.
Menurutnya, penyusunan target dilakukan berdasarkan kajian yang matang dengan melibatkan konsultan, praktisi, dan pengamat politik.
“Kami tidak ingin mematok target tinggi tanpa dasar yang kuat. Analisis mendalam dilakukan bersama DPP dan seluruh komponen agar target benar-benar terukur,” katanya.
Terkait kesiapan administratif, Aryo mengungkapkan bahwa Partai Gema Bangsa telah terbentuk di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Saat ini, pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) terus digenjot untuk memenuhi syarat verifikasi faktual tahun 2027.
Ia juga menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan Ahmad Rofiq dalam membangun partai.
“Ketua Umum kami adalah maestro dalam membangun dan membesarkan partai di tingkat nasional. Kami optimis tidak hanya lolos verifikasi, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.
Nandar


Tinggalkan Balasan