Jumat, 30 Januari 2026

PPG Unika Ruteng Gembleng Guru Pamong dengan Case Method

Drs. Eliterius Sennen, M.Pd saat memberikan sambutannya terhadap Guru Pamong pada kegiatan penguatan Dosen dan Guru Pamong di Aula Efata, 28 Januari 2026.

Ruteng, TrenNews.id – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menggelar kegiatan Penguatan Dosen dan Guru Pamong PPG Calon Guru Tahun 2026 pada Rabu (28/1/2026) di Aula Efata St. Aloisius Ruteng. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman konseptual, pedagogik, dan teknis para guru pamong sebagai pendamping utama calon guru profesional.

Ketua Program Studi PPG Unika St. Paulus Ruteng, Drs. Eliterius Sennen, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan guru pamong menjadi langkah strategis untuk menyamakan arah pendampingan, meningkatkan kualitas praktik lapangan, serta menjamin mutu lulusan PPG.

“Guru pamong dan dosen PPG memegang peran sentral dalam membentuk profesionalisme calon guru. Pendampingan tidak hanya berfokus pada administrasi pembelajaran, tetapi juga pada penguatan refleksi, etika profesi, dan kompetensi pedagogik,” tegas Eliterius.

Dalam sesi materi, pengelola PPG memaparkan alur penerapan Case Method sebagai pendekatan pembelajaran utama dalam PPG Calon Guru Tahun 2026. Pendekatan ini mendorong mahasiswa menganalisis kasus nyata pembelajaran di kelas, merumuskan solusi pedagogik, serta melakukan refleksi kritis berbasis pengalaman lapangan.

Selain itu, guru pamong juga dibekali dengan pemahaman teknis penggunaan LMS Ruang GTK dan Canvas sebagai sistem utama pembelajaran PPG. Mereka mendapatkan panduan praktis terkait alur pembelajaran PPG Calon Guru, pengelolaan tugas dan refleksi mahasiswa, pemanfaatan fitur LMS untuk pendampingan efektif, serta sinkronisasi pembelajaran daring dan praktik lapangan.

Melalui kegiatan penguatan ini, Unika St. Paulus Ruteng menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas Pendidikan Profesi Guru, memperkuat sinergi kampus dan sekolah, serta menghasilkan guru profesional yang reflektif, adaptif, dan berkarakter.

Kordianus Lado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini