PUPR Bergerak Cepat, Pembenahan Jembatan Latawaro Sudah Berjalan
Lasusua, TrenNews.id — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kolaka Utara saat ini tengah melakukan pembenahan terhadap Jembatan Latawaro yang rusak akibat derasnya arus air saat hujan lebat melanda wilayah tersebut.
Kerusakan jembatan terjadi di wilayah Desa Latawaro, Kecamatan Lambai, yang merupakan jalur pintas menuju Kecamatan Lasusua. Akibat kondisi tersebut, akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat dan sementara hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Untuk menghindari risiko kecelakaan, masyarakat pengguna kendaraan roda empat diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Trans Sulawesi.
Kepala Dinas PUPR Kolaka Utara, Patehuddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan langsung di lokasi sejak terjadinya kerusakan.
“Saat ini kami sudah mulai melakukan perbaikan jembatan. Kerusakan disebabkan oleh dorongan arus air yang cukup deras saat hujan lebat. Tadi sempat terkendala karena hujan masih turun di lokasi, sehingga pekerjaan sedikit terhambat. Alhamdulillah, sekarang alat berat sudah mulai bekerja,” ujarnya, Jumat sore (6/2/2026).
Ia menambahkan, sejak pagi hari pihaknya telah mengerahkan tim teknis dan melakukan mobilisasi alat berat guna mempercepat proses pembenahan.
Menurut Patehuddin, perbaikan jembatan menjadi prioritas karena jalur tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat, baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar perbaikan dapat segera diselesaikan dan akses masyarakat kembali normal,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kolaka Utara, Abu Muslim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas PUPR yang telah bergerak cepat menangani kerusakan jembatan tersebut.
Ia menilai langkah sigap PUPR sangat membantu masyarakat, khususnya dalam menjaga kelancaran aktivitas sehari-hari. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PUPR yang telah merespons cepat kondisi ini. Semoga perbaikan bisa segera rampung dan akses kembali normal,” katanya.
Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mematuhi arahan petugas di lapangan hingga pekerjaan perbaikan selesai sepenuhnya.

Asse


Tinggalkan Balasan