Rakyat Luwu Gelar Napak Tilas Perlawanan, Suarakan Perjuangan Provinsi Luwu Raya
Masamba, TrenNews.id – Rakyat Luwu akan menggelar Napak Tilas Perlawanan Rakyat Luwu pada Jumat, 23 Januari, sebagai bentuk refleksi sejarah sekaligus penguatan perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya. Kegiatan ini terbuka dan mengajak seluruh Wija To Luwu untuk hadir dan terlibat langsung.
Napak tilas tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WITA hingga selesai, dengan titik kumpul di Tugu Coklat. Selanjutnya, peserta akan melakukan long march dari Tugu Coklat yang berada di Jalan Andi Sanjaya menuju Monumen Masamba Affair (Monumen Juang Lesangi).
Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan agenda seremonial, melainkan napak tilas perjuangan rakyat Luwu untuk mengenang sejarah perlawanan sekaligus meneguhkan kembali semangat persatuan dan perjuangan bersama. Melalui kegiatan ini, rakyat Luwu diharapkan tidak melupakan sejarah serta terus menjaga api perlawanan demi masa depan Tanah Luwu.
Dengan mengusung semangat Datang, Bersatu, dan Melawan, napak tilas ini menjadi momentum konsolidasi perjuangan rakyat Luwu dalam menyuarakan aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya, yang hingga kini terus diperjuangkan oleh berbagai elemen masyarakat.
Peserta yang akan mengikuti kegiatan ini diimbau untuk mematuhi sejumlah ketentuan, di antaranya membawa alat salat bagi yang muslim, menggunakan dress code hitam dan putih, serta membawa Bendera Merah Putih berukuran 10×20 sentimeter. Selain itu, peserta juga dianjurkan mengenakan ikat kepala bertuliskan “Luwu Raya Provinsi” atau membawa poster bertuliskan “Rakyat Luwu Menagih Janji Sejarah: Luwu Raya Provinsi”.
Napak Tilas Perlawanan Rakyat Luwu ini diharapkan menjadi pengingat bahwa sejarah tidak boleh dilupakan dan perjuangan tidak boleh terhenti, sekaligus memperkuat tekad bersama dalam memperjuangkan keadilan dan hak rakyat Luwu.
Asse


Tinggalkan Balasan