Sejumlah Siswa Terdampak Banjir di Aceh Singkil Tak Terima Seragam Dari Program Rp 1,7 Miliar
Aceh Singkil, TrenNews.id – Sejumlah siswa di Kabupaten Aceh Singkil tidak menerima bantuan seragam dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil program pemulihan dampak bencana banjir melalui dana Rp 1,7 Milyar yang di kucurkan di Dinas tersebut.
Seperti yang terjadi pada siswa sekolah warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Siswa warga desa itu tidak menerima bantuan seragam melalui program pengadaan seragam sekolah senilai Rp 1,7 Milyar tersebut, meski rumah mereka terdampak banjir dan banyak seragam hanyut serta terendam.
“Siswa warga Desa Tanah Merah, tidak satu pun mendapat bantuan seragam itu,” kata Ketua Badan Permusyawaratan Kampong (BPKamp) Tanah Merah, Aidi Syahputra, Rabu (14/1/2026).
Aidi menjelaskan banyak seragam siswa sekolah dari Desa Tanah Merah hanyut dan juga terendam saat banjir melanda desa itu pada akhir November lalu.
Namun, tambah Aidi, hingga kini siswa sekolah di desa kami sama sekali belum menerima bantuan seragam dari program Dinas yang kami dengar Rp 1,7 Milyar itu.
“Kalau dalam program dinas pendidikan itu hanya siswa yang dapat karena sekolahnya terdampak banjir, maka wajar warga kami yang bersekolah di tingkat SD dan SMP tidak dapat,” sambung Aidi.
Namun, tegasnya, fakta di lapangan banyak siswa dari desa tanah merah yang sekolah di SD atau SMP terdampak dan seragam sekolah mereka sebagian hanyut dan terendam. karena rumah mereka tergenang banjir.
Ia juga menjelaskan bahwa PAUD/TK di Desa Tanah Merah itu terendam banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Kita sangat sayangkan PAUD/TK di Desa Tanah Merah juga tidak dapat bantuan seragam itu, padahal sekolah itu terendam. Sementara untuk siswa tingkat SD dan SMP memang betul sekolah tempat mereka belajar tidak terdampak banjir. Namun lebih parah, rumah mereka terendam hingga 2 meter sehingga banyak perlengkapan sekolah yang hanyut dan rusak,” jelas Aidi.
Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Aceh Singkil, Amran Ramli saat di konfirmasi mengatakan pihaknya sedang menindaklanjuti dan mengusulkan tahap selanjutnya.
“Kita tetap mengusulkan yang reguler program priopritas Bupati,” kata Amran Ramli, Rabu (14/1/2025).
Pewarta : Arman Munthe


Tinggalkan Balasan