Sabtu, 14 Februari 2026

Survei Voxpol: 80,5% Masyarakat Puas dengan Kinerja Gubernur dan Wagub NTT

Diskusi publik survei Kepuasaan Masyarakat Atas Kinerja satu tahun Gubernur NTT, Melki- Jhoni di Jakarta, Jumat(13/2/2026).

Kupang, TrenNews.id – Diskusi Publik Survei Kepuasan Masyarakat Atas Kinerja 1 (Satu) Tahun Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma, digelar di Sofyan Hotel Cut Meutia, Jakarta, Jumat (13/2/2026) malam. Hasil survei yang dilakukan Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat mencapai angka 80,5%.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, hadir sebagai narasumber utama bersama Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, serta para penanggap, Ade Reza Hariyadi, dan Rafnel Azhari. Diskusi ini dihadiri oleh 50 peserta, termasuk jurnalis media nasional, mahasiswa, dan diaspora NTT.

Survei Voxpol Center dilakukan secara kuantitatif melalui wawancara tatap muka dengan 800 responden yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT pada 5-14 Januari 2026.

Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan hasil survei sebagai cerminan dan menjadi rekomendasi untuk pembenahan program pembangunan di NTT. Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan membuka diri terhadap kritik dan masukan.

“Capaian tingkat kepuasan 80,5 persen ini bukanlah angka untuk berpuas diri, tetapi menjadi energi dan tanggung jawab moral bagi kami untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran,” tegas Gubernur Melki.

Gubernur Melki juga menjelaskan upaya pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting, serta pengembangan ekonomi UMKM melalui Program OVOP dan NTT Mart. Ia juga mengecam setiap orang yang memanipulasi data kemiskinan dan menegaskan penyelenggaraan PON NTT-NTB akan tetap dijalankan sesuai rencana.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, mengapresiasi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang aktif turun ke lapangan bertemu masyarakat.

Sementara itu, para penanggap, Ade Reza Hariyadi dan Rafnel Azhari, memberikan masukan terkait penguatan koordinasi antara pemprov dan pemkab/pemkot, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan apresiasi terhadap lembaga survei yang memilih responden dari kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Kordianus Lado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini