Jumat, 30 Januari 2026

Tim SAR Brimob Temukan Jenazah Yustina Mira pada Hari Kelima Pencarian Korban Longsor Manggarai Timur

Satu lagi jenazah Yustina Mira korban tanah longsor di Desa Goreng Meni, Kabupaten Manggarai Timur berhasil ditemukan, Selasa(27/01/2026).

Borong, TrenNews.id — Tim SAR Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menemukan jenazah korban longsor atas nama Yustina Mira (18) pada hari kelima operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (27/1/2026).

Jenazah ditemukan sekitar pukul 10.30 WITA oleh tim SAR Brimob yang dipimpin Komandan Kompi 2 Yon B Pelopor, Iptu Soleman W. Talo. Korban selanjutnya dievakuasi ke Pustu Desa Goreng Meni untuk dilakukan pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dalam laporan resminya, Iptu Soleman menyampaikan bahwa penemuan tersebut merupakan hasil lanjutan operasi pencarian korban tanah longsor yang telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.

“Pada Selasa, 27 Januari 2026 pukul 10.30 WITA, tim SAR Brimob melaksanakan kegiatan lanjutan pencarian korban tanah longsor di Desa Goreng Meni dan berhasil menemukan satu jenazah korban atas nama almarhumah Yustina Mira, usia 18 tahun,” ujar Iptu Soleman dalam laporannya.

Operasi SAR melibatkan 13 personel Brimob dengan dukungan peralatan pencarian dan evakuasi, antara lain parang, cangkul, sekop, tali, senter, velbed, serta kendaraan operasional berupa 1 unit Isuzu D-Max dan 2 unit sepeda motor Suzuki DR200.
Namun demikian, proses pencarian di lapangan dihadapkan pada sejumlah kendala. Tim SAR harus bekerja di tengah cuaca hujan, ancaman longsor susulan, serta kondisi tanah yang labil.

Selain itu, keterbatasan koordinasi di lapangan, terputusnya jaringan internet dan aliran listrik di Desa Tuwa dan Desa Goreng Meni turut memperlambat proses pencarian.
Di sela operasi, tim SAR Brimob juga berhasil membuka akses jalan yang tertutup material longsor menuju Kapela Stasi Santo Benediktus Meni, guna memperlancar mobilitas warga dan tim penyelamat.

Sebelumnya, dua korban meninggal dunia akibat longsor, yakni Abina Ria (54) dan Lusia Resim, telah ditemukan dan dimakamkan. Hingga saat ini, Kampung Tuwa masih dalam kondisi terisolir, meski sebagian warga telah berhasil dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Tim SAR Brimob masih bersiaga di lokasi bencana dan melanjutkan kegiatan lanjutan, termasuk pengerjaan saluran air menuju Desa Tuwa. Seluruh personel dilaporkan dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan tugas selanjutnya.

“Demikian yang dapat kami laporkan. Brimob untuk Nusa dan Bangsa,” tutup Iptu Soleman.

Kordianus Lado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini