Unras Tak di ‘Gubris’, Pendemo ‘Guncang’ Gerbang Kantor PT Socfindo
Aceh Singkil, TrenNews.id – Sejumlah pemuda dari beberapa desa yang berbatasan dengan perusahaan PT Socfindo Kebun Lae Butar melakukan aksi unjuk rasa di perusahaan tersebut, Selasa (14/4/2026).
Dalam unjuk rasa itu, warga menyampaikan sejumlah tuntutan. diantaranya terkait izin HGU PT Socfindo yang diduga telah habis dan belum mengantongi izin pembaharuan baru.
Selanjutnya terkait kewajiban kebun plasma perusahaan itu yang tak kunjung direalisasikan. Selain itu, warga juga mengkritisi realisasi CSR kepada pemuda setempat yang dinilai mandek atau tidak terlaksana.
Warga juga menyoroti kesempatan kerja terhadap warga setempat. Mereka meminta agar perusahaan PT Socfindo membuka lapangan pekerjaan terhadap waga lokal.
Terakhir, warga mengkritisi adanya dugaan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap beberapa karyawan perusahaan itu.
Aksi unjuk rasa ini bermula digelar di depan gerbang pabrik PT Socfindo Lae Butar. Namun karena tidak mendapat respon dari perusahaan, lokasi kemudian berlanjut di depan gerbang kantor perusahaan itu.
Setelah bergantian melakukan orasi di depan pabrik dan kantor PT Socfindo, pihak perusahan tak kunjung menjumpai massa untuk menanggapi aspirasi mereka.
Hal itu membuat para demonstran geram yang mengakibatkan terjadinya aksi ‘goyang pagar’ gerbang kantor perusahaan. Aksi goyang pagar itu dilakukan lantaran mereka menilai tidak adanya itikad baik pihak perusahaan untuk menanggapi orasi yang disampaikan.
Salah seorang massa aksi menyebut setelah berjam – jam pihaknya melakukan orasi di perusahaan itu. tak satupun perwakilan perusahaan datang ke lokasi untuk menanggapi aspirasi yang disampaikan.
Akibatnya, para demonstran geram dan melakukan aksi menggoyang pagar kantor perusahaan tersebut.
Para demonstran mendesak agar aksi yang dilakukan itu dapat ditanggapi oleh pihak perusahaan dan para pemangku kebijakan lainnya.
“Kami meminta agar pihak perusahaan dan pemerintah daerah serta DPRK Aceh Singkil datang kesini menanggapi aksi demonstrasi kami,” kata salah seorang koordinator, Dayat.
Sementara itu, berdasarkan catatan Redaksi TrenNews.id, sejak tahun 2025 hingga 2026 ini. Aksi unjuk rasa kerapkali dilakukan pada perusahan PT Socfindo Kebun Lae Butar tersebut. Berbagai aspirasi disuarakan dalam gerakan – gerakan yang dilakukan di PT Socfindo, baik dari kalangan Mahasiswa hingga warga sekitar.
Gelombang unjuk rasa yang seringkali digelar pada perusahaan ini dinilai perlu menjadi perhatian pihak terkait, baik APH hingga pemerintah setempat.
Pemerintah dinilai perlu mengambil langkah konkret pada setiap permasalahan yang disampaikan para pengunjuk rasa.
Pewarta : Arman Munthe


Tinggalkan Balasan