Minggu, 21 Juli 2024

Masyarakat Desa Tabo-Tabo Keluhkan Masalah Air Bendungan

Bendungan Tabo-Tabo Kabupaten Pangkep

PANGKEP, TRENNEWS.ID – Masyarakat Desa Tabo-Tabo mengeluhkan masalah air bendungan yang tidak dapat mereka nikmati untuk mengairi persawahan mereka. Kepala Desa Tabo-Tabo, Hairil Anwar, menyampaikan bahwa meskipun desa mereka dikenal dengan Bendung Tabo-Tabo, petani setempat hanya bisa panen satu kali setahun dengan mengandalkan air tadah hujan.

“Desa Tabo-Tabo memiliki bendung yang cukup terkenal, namun airnya tidak dinikmati oleh petani di desa ini. Bendung tersebut justru mengairi persawahan di beberapa desa dan kelurahan lain seperti Desa Taraweang Kecamatan Labakkang dan Kelurahan Sapanang Kecamatan Bungoro,” ungkap Hairil Anwar kepada awak media, Rabu (3/7/2024).

Menurut Hairil Anwar, bendung tersebut menimbulkan dampak negatif bagi Desa Tabo-Tabo. “Ketika musim hujan panjang dan bendung meluap, sebagian desa terendam air, mengakibatkan pengikisan tanah persawahan dan pinggir sungai, terutama di Dusun Acedange,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini