Sabtu, 25 April 2026

Sekda Kolut Hadiri Launching Sentra KI se-Sultra, Dorong Hilirisasi Inovasi Daerah

Sekda H. Muhammad Idrus menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan launching Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) perguruan tinggi se-Sulawesi Tenggara yang digelar di Hotel Claro Kendari, Jumat (24/4/2026).

Kendari, TrenNews.id – Upaya memperkuat daya saing daerah berbasis inovasi terus didorong. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan launching Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) perguruan tinggi se-Sulawesi Tenggara yang digelar di Hotel Claro Kendari, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual sebagai fondasi pembangunan daerah berbasis pengetahuan. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, hilirisasi hasil riset dan inovasi diharapkan semakin terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sebanyak 60 perguruan tinggi turut ambil bagian dalam penandatanganan PKS tersebut, termasuk Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara sebagai representasi dari Kabupaten Kolaka Utara. Penandatanganan dilakukan secara elektronik dan dapat diverifikasi melalui sistem Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara.

Sekda Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, menegaskan bahwa kehadiran Sentra KI menjadi peluang besar bagi daerah untuk mengoptimalkan potensi inovasi lokal.

“Ini adalah langkah maju dalam melindungi sekaligus memanfaatkan hasil riset dan inovasi daerah. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa mendorong komersialisasi inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan peningkatan perlindungan kekayaan intelektual, percepatan komersialisasi hasil riset, hingga penguatan daya saing daerah berbasis ilmu pengetahuan. Tak hanya itu, sinergi kelembagaan yang berkelanjutan juga menjadi fokus utama guna memastikan keberlanjutan program.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem kekayaan intelektual di Sulawesi Tenggara, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya inovasi-inovasi unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini