Kamis, 3 September 2026

Maju Calon Ketua KAHMI Medan, Ansor Harahap Tekankan Penguatan Gagasan dan Kaderisasi

Maju Calon Ketua KAHMI Medan, Ansor Harahap Tekankan Penguatan Gagasan dan Kaderisasi

Medan, TrenNews.id – Maju Calon Ketua KAHMI Medan, Ansor Harahap Tekankan Penguatan Gagasan dan Kaderisasi, Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan mulai menghangat.

Sejumlah nama mulai mencuat dan mendapat perhatian dari kalangan alumni HMI. Salah satunya Ansor Harahap, alumni HMI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU), yang menjadi kandidat pertama mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KAHMI Kota Medan.

Ansor Harahap mendaftarkan diri ke Tim Seleksi Calon Ketua Umum MD KAHMI Kota Medan pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat dimintai pandangan mengenai keinginannya memimpin KAHMI Medan, Ansor mengatakan organisasi alumni HMI tersebut harus diisi dengan gagasan dan tindakan yang semakin kuat serta sejalan dengan cita-cita HMI, yakni mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Menurutnya, cita-cita tersebut merupakan tugas bersama dan tugas sepanjang hayat yang harus dijalankan sesuai peran, kapasitas, dan kemampuan masing-masing alumni.

“KAHMI memang tempat berkhidmat alumni untuk menjalankan tugas umat secara berkelanjutan sesuai dengan kemampuan yang diperjuangkan,” kata Ansor setelah mendaftarkan diri sebagai salah satu kandidat Ketua KAHMI Medan.

KAHMI Harus Jadi Wadah Pengabdian Alumni

Ansor menilai alumni HMI memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran dalam kehidupan sosial, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, terdapat banyak ruang bagi alumni untuk mengaktualisasikan diri dan memberikan manfaat bagi masyarakat. KAHMI, kata dia, seharusnya menjadi salah satu wadah strategis untuk mengoptimalkan peran tersebut.

“Kita berharap agar KAHMI terus-menerus eksis dan semakin berdayaguna bagi kehidupan, bukan semata-mata karena alumninya banyak dan tersebar di berbagai lini kehidupan sosial, tetapi alumninya terikat moril dengan cita-cita besarnya yang harus diwujudkan dalam berbagai aspek dan kadar yang diperjuangkan,” ungkapnya.

Ia menilai kekuatan KAHMI tidak hanya terletak pada jumlah alumni yang tersebar di berbagai bidang profesi, tetapi juga pada ikatan moral terhadap nilai dan cita-cita yang diwariskan HMI.

Karena itu, keberadaan KAHMI diharapkan mampu menjadi ruang pengabdian yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap persoalan masyarakat.

Musda KAHMI Medan Diharapkan Jadi Momentum Penyegaran

Ansor mengatakan Musda KAHMI Medan 2026 harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyegarkan sekaligus memperkuat kembali gagasan mengenai peran strategis alumni HMI.

Ia berharap gagasan yang lahir dalam Musda tidak berhenti dalam bentuk wacana, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang terukur dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, KAHMI harus menjadi organisasi yang semakin peka terhadap berbagai persoalan umat dan semakin hadir dalam kehidupan sosial.

“Artinya, Musda KAHMI ini harus jadi kesempatan bagi kita semua untuk menyegarkan kembali semangat dan jati diri HMI itu sendiri di dalam kehidupan masyarakat luas, semakin mampu memberi solusi, sekalipun dalam lingkup yang kecil bagi masalah sosial yang ada, lebih-lebih kehadiran dalam masalah-masalah besar yang membutuhkan gotong royong elemen bangsa,” ujarnya.

Ia menilai gagasan tersebut perlu diorganisasi secara sistematis agar dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.

Dorong KAHMI Perkuat Kaderisasi HMI

Selain pengabdian sosial, Ansor juga menaruh perhatian terhadap keberlanjutan kaderisasi HMI.

Menurutnya, KAHMI memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam melahirkan kader-kader bangsa yang memiliki karakter dan tetap berpegang pada nilai-nilai yang diajarkan HMI.

Ia menilai keterlibatan alumni dalam proses kaderisasi merupakan bagian penting untuk memastikan nilai-nilai HMI tetap hidup dan relevan menghadapi perubahan zaman.

“Ini yang kita sebut bahwa KAHMI adalah rumah besar merawat nilai. Konsep insan cita yang dicita-citakan Lafran Pane sejatinya relevan dalam kehidupan sekalipun perubahan zaman yang semakin dinamis. Untuk itu perlu dikhidmatkan sebagai wujud tanggung jawab kader dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut,” kata Ansor.

Baginya, dinamika zaman yang semakin kompleks justru membutuhkan organisasi yang mampu menjaga nilai sekaligus menyesuaikan bentuk pengabdiannya dengan kebutuhan masyarakat.

KAHMI, menurut Ansor, dapat memainkan peran tersebut dengan memperkuat hubungan antara alumni, kader HMI, dan masyarakat.

Berkas Pendaftaran Ansor Dinyatakan Lengkap

Dalam proses pendaftaran tersebut, Ansor Harahap didampingi sejumlah senior, yakni Harun Al Rasyid, Zufri Hidayat, Khairul Ansari, Junaidi, Haris Muda Lubis, Fauzi Pohan, dan Ramadhan Pohan.

Kedatangan mereka diterima Panitia Seleksi Calon Ketua Umum MD KAHMI Kota Medan Periode 2026–2031, Yudi Permana Siregar dan Robert Irfandi Situmorang.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, berkas pendaftaran Ansor Harahap dinyatakan lengkap dan selanjutnya akan memasuki tahapan verifikasi sesuai mekanisme yang ditetapkan panitia seleksi.

Pendaftaran Ansor menjadi penanda awal semakin dinamisnya proses menuju Musda KAHMI Kota Medan yang akan digelar pada 19–20 September 2026.

Dengan semakin banyaknya perhatian dan kemungkinan munculnya kandidat lain, kontestasi Musda diperkirakan akan menjadi ruang bagi para alumni untuk menyampaikan gagasan terbaik mengenai arah KAHMI Medan ke depan.

Bagi Ansor, momentum tersebut harus diarahkan bukan sekadar pada pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali semangat pengabdian, kaderisasi, kepedulian sosial, dan kontribusi alumni HMI bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini