Mahasiswa Demo Bupati Aceh Singkil, Soroti Pelabuhan CPO Hingga Jadup Korban Banjir
ACEH SINGKIL, TrenNews.id – Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Aceh Singkil menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati setempat, Selasa (15/9/2026). Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan yang ditujukan langsung kepada Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon.
Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti pembangunan pelabuhan CPO senilai Rp24 miliar yang dikerjakan pada periode pertama kepemimpinan Bupati Safriadi Oyon. Massa menilai ada indikasi dugaan menghamburkan uang negara miliaran rupiah pada proyek tersebut, namun pelabuhan itu tidak dimanfaatkan dan terbengkalai hingga kini.
Selain pelabuhan CPO, massa juga mempertanyakan realisasi Jaminan Hidup (Jadup) tahap dua dan seterusnya yang merupakan hak masyarakat korban banjir yang terjadi pada akhir 2025 lalu.
Menurut mahasiswa, kepastian penyaluran Jadup tersebut belum terjawab hingga kini dan membuat warga terkatung-katung.
Tak hanya itu, mahasiswa juga menyoroti pembangunan Sekolah Rakyat yang belum diketahui kapan realisasinya dan sudah sejauh mana prosesnya. Mereka meminta pemerintah membuka secara transparan status lahan, anggaran, dan progres pembangunan sekolah tersebut.
Massa juga menyinggung soal bantuan presiden di Kabupaten Aceh Singkil, terutama pengadaan seragam sekolah yang terdapat temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) berupa kelebihan pembayaran setengah miliar lebih.
Koordinator aksi, Syahrul Amri Syahputra, mengatakan pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa lanjutan dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.
“Kami akan kembali turun dengan massa yang lebih besar. Selain itu, kami juga merencanakan akan membuat laporan resmi ke Aparat Penegak Hukum terkait dugaan korupsi yang kami suarakan hari ini,” tegas Syahrul.
Hingga akhir unjuk rasa, massa tidak berhasil menjumpai Bupati Aceh Singkil. Mereka hanya ditemui oleh Plt Asisten 3, Plt Kadis Sosial, Plt Kadis PUPR dan Kalaksa BPBD Aceh Singkil.
Massa mengaku kecewa dan menilai ketidakhadiran bupati sebagai bentuk tidak adanya keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab persoalan masyarakat.
Sementara berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun. Saat mahasiswa melakukan unjuk rasa, Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon sedang berada di luar daerah atau Dinas Luar.
Pewarta : Arman Munthe



Tinggalkan Balasan