Selasa, 16 Juli 2024

Advokat Andal Kritisi Advokat Local Ihwal Keabsahan Laporan Dugaan Penggunaan Gelar Palsu Tanpa Bukti Konkret

Erles Rareral, S.H, M.H

LABUAN BAJO, TRENNEWS.ID – Kontroversi mengenai kasus gelar palsu kembali memanas setelah sejumlah Advokat Manggarai Barat yang tergabung dalam komunitas Famara, Robertus Antara, mendesak Polres Mabar untuk menetapkan Lorens Logam sebagai tersangka.

Selain itu, Oktavianus Dalang, Pemred Mabaraktual, juga dituntut untuk ditersangkakan. Namun, respons pedas datang dari pengacara terkemuka, Erles Rareral, S.H, M.H, yang menyoroti kekurangan bukti konkret dan kerugian yang jelas dalam kasus ini.

Erles Rareral menegaskan bahwa penuntutan tanpa bukti yang kuat dan tanpa adanya korban yang jelas merupakan tindakan yang disayangkan.

Dia mempertanyakan keabsahan laporan yang diajukan oleh pihak advokat kepada Polres Manggarai Barat, khususnya terkait keberadaan surat kuasa dari korban yang merasa dirugikan.

“Kami mendukung kepolisian untuk berhenti menuntut jika tidak ada bukti yang cukup. Laporan harus didasarkan pada kerugian yang nyata dan harus ada kuasa dari korban supaya legal standingnya jelas,” tegas Erles Rareral, mengutip NTTNEWS.Com Rabu (3/4/2024) malam melalui telepon,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini