Senin, 17 Juni 2024

Jelang Pilkada, BPH Migas Minta Badan Usaha Penugasan Jaga Pasokan BBM

BPH Migas,Yadit Bersama Pj Walikota Baubau,Rasman Manarfi

JAKARTA, TRENNEWS.ID — Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meminta Badan Usaha Penugasan untuk melakukan mitigasi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) agar aman tersedia.

Hal ini diungkapkan Anggota Komite BPH Migas Yapit Sapta Putra di sela-sela kunjungan kerja pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM subsidi di Fuel Terminal (FT) Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (29/5/2024).

Yapit meminta, pasokan bahan BBM menjelang Pilkada perlu dijaga Badan Usaha Penugasan sebagaimana libur RAFI 2024 lalu. Pengalaman yang diperoleh selama libur Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2024, serta kegiatan lainnya, dapat dijadikan pelajaran untuk menyukseskan kegiatan besar di tanah air di masa mendatang.

“Di tahun 2024 ini masih ada dua event besar yang waktunya berdekatan, yaitu Pilkada dan libur Nataru 2024/2025. Pengalaman-pengalaman yang diperoleh selama libur RAFI 2024, hendaknya menjadi alat untuk kita melakukan evaluasi sekaligus mitigasi agar pelaksanaan kedua event tersebut aman terkendali,” ungkap Yapit.

BPH Migas mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga, sehingga distribusi BBM selama RAFI berjalan lancar. Kinerja baik ini harus terus ditingkatkan.

Yapit juga mengunjungi Integrated Terminal BBM Baubau yang dipimpin oleh Capt. Arvan Anwir Tjoneng dan melihat bahwa ketersediaan pasokan BBM di FT Baubau pada saat ini, dipastikan aman. “Coverage day BBM di terminal BBM Baubau di atas 14 hari, ini menandakan layanan distribusinya baik sehingga kemungkinan adanya antrian BBM pada SPBU dapat dihindari.

Dalam kesempatan ini, Yapit mengingatkan pentingnya adanya buffer zone yang akan membantu menjaga keselamatan fasilitas dan masyarakat yang berada di sekitar wilayah Terminal BBM. “Belajar dari peristiwa yang terjadi di beberapa Terminal BBM, sangat penting menjaga buffer zone. Tidak ada pemukiman-pemukiman ilegal di dekat Terminal BBM agar keselamatan migas dapat terjaga, baik itu keselamatan pekerja, masyarakat dan fasilitas,” tegasnya.

Pj Walikota Baubau M. Rasman Manafi yang juga hadir dalam pertemuan di FT Baubau, mendukung pentingnya menjaga buffer zone. Ia meminta agar Badan Usaha Penugasan dapat terus berkomunikasi dengan Dinas Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini