Rabu, 17 April 2024

Kelompok Loyalis Bobi Bergerak, BAP: Biarkan Masyarakat Menilai Masih Pantaskah Saya Maju

Nur Rahman Umar bersama Bobi Alimuddin Page di suatu kesempatan

LASUSUA TRENNEWS.ID — Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baru akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang, namun sejumlah nama-nama kandidat bakal calon Bupati dan wakil Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kini sudah mulai diwacanakan oleh sekelompok masyarakat. Salah satu kelompok yang mulai bergerak itu adalah kelompok loyalitas mantan Wakil Bupati era Rusda Mahmud, Bobi Alimuddin Page.

Mereka berkeinginan agar mantan Wakil Bupati Kolaka Utara itu kembali bertarung pada pemilihan calon kepala daerah di Kabupaten Kolaka Utara pada November 2024 mendatang.

Menurut mereka, banyak hal yang telah diperbuat Bobi Alimuddin Page saat menjabat sebagai wakil Bupati mendampingi Rusda Mahmud saat itu, namun belum tuntas hingga masa jabatannya berakhir.

“Kami masih terus berupaya agar beliau bisa maju kembali, apakah sebagai calon bupati ataupun calon wakil Bupati. Bagi kami tidak masalah, kami siap berjuang kembali bersama pak Bobi,” ujar loyalitas mantan wakil Bupati itu.

Saat ini loyalis Bobi Alimuddin Page tengah berkordinasi ke seluruh tim relawan yang dulu pernah terbentuk untuk kembali berjuang menghadirkan kembali Bobi Alimuddin Page pada pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kolaka Utara 2024 mendatang.

“Kami tengah berkordinasi ke seluruh tim, meski belum ada instruksi langsung dari bapak. Kita doakan saja semoga beliau di beri Kesehatan dan berminat kembali berjuang untuk Kolaka Utara,” harapnya.

Trennews.id mencoba menghubungi Bobi Alimuddin Page melalui video call pada, Sabtu (24/2/2024) malam. Ia menyampaikan salam kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kolaka Utara, terkhusus seluruh loyalitas dan seluruh relawan yang pernah berjuang bersama baik di jaman Ia sebagai wakil Bupati maupun saat pilkada beberapa tahun lalu.

“Terimakasih kepada seluruh keluarga, sahabat dan seluruh masyarakat di Kabupaten Kolaka, saya tidak pernah melupakan mereka yang pernah berjuang bersama. Meski saat itu belum rejeki kita menang, namun ada keputusan tersendiri bagi saya bahwa tanpa menggunakan uang banyak dan tanpa dikelilingi pengusaha kita saat itu memperoleh suara lumayan banyak,” kata Bobi.

Terkait dengan gerakan loyalitasnya itu, ia katakan, biarkan mereka bergerak dan biarkan masyarakat menilai, pantas atau tidak tidak untuk maju kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini