Senin, 22 Juli 2024

Sekda Sultra,Asrun Lio Serahkan Kurban Sapi Dari Presiden Jokowi Ke Masjid Raya Al – Kautsar Kendari

Sekda Sultra,Asrun Lio Serahkan Kurban Sapi Dari Presiden Jokowi Ke Masjid Raya Al - Kautsar Kendari

KENDARI,TRENNEWS.ID — Sekda Sultra H Asrun Lio bersama Ketua DPRD Provinsi Sultra, H Abdurrahman Shaleh melakukan Salat Idul Adha 1445 H bersama, dilanjutkan dengan penyerahan Bantuan Kemasyarakatan Presiden RI untuk Masjid Raya Al-Kautsar Kendari, Senin (17/6/2024).

Bertindak selaku Khatib dalam Salat Idul Adha 1445 H/2024 M tersebut, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama, H Zainal Mustamin, yang mengangkat tema mengoptimalkan spirit berkurban untuk kemajuan bangsa.

Sebelum Khatib berkhutbah, Sekda Sultra, Asrun Lio lebih dahulu menyampaikan pengantar dan ucapan selamat Hari raya Idul Adha dari Pj Gubernur Sultra kepada seluruh masyarakat Provinsi Sultra, khususnya umat muslimin yang merayakannya.

Dalam khutbahnya, Zainal menyampaikan, bahwa dibalik perintah ibadah kurban, banyak hal yang dapat dipelajari utamanya terkait nilai-nilai PKL, yakni Pengorbanan, Ketulusan, dan Loyalitas Nabi Ibrahim AS bersama anaknya, untuk dijadikan teladan dan inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Apalagi, kata Zainal, pembangunan yang digalakkan saat ini, telah menghasilkan perubahan-perubahan penting bagi kehidupan masyarakat.

“Banyak kemajuan telah dicapai, yang mungkin tidak terbayangkan oleh pendahulu-pendahulu kita. Tetapi, bersama dengan itu muncul pula berbagai risiko sosial, kemanusiaan, dan bencana alam yang tak terhindarkan sebagai dampaknya,” tuturnya.

Dia mengatakan, untuk itu diperlukan kearifan untuk mencermati secara bijak berbagai dampak pembangunan yang muncul dengan pendekatan yang lebih mencerahkan.

Dia mengungkapkan, di Sultra khususnya dibawah kepemimpinan Komjen Pol (P) Andap Budhi Revianto selaku Pj Gubernur, telah mencanangkan resolusi 2024 dengan visi pemerintah Sultra yang semakin berakhlak dengan bekerja cepat, tepat, ikhlas dan hasilnya akuntabel.

“Hal ini tentu perlu mendapat dukungan kita semua, yang dilandasi oleh semangat, pengorbanan, ketulusan dan loyalitas,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, menjadi relevan untuk terus menerus semangat PKL ini ; Pengorbangan, Ketulusan dan Loyalitas (PKL) agar menjadi energi yang mendorong kinerja optimal dalam menjalankan pembangunan. Sekaligus memancarkan pencerahan dalam menyikapi setiap dampak perubahan yang terjadi.

“Mari kita elaborasi esensi semangat PKL ini dalam kehidupan sehari hari,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini