Serah Terima Lokasi KNMP di Lawadia dan Pakue, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Resmi Dimulai
Lasusua, TrenNews.id – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, resmi memasuki tahap konstruksi. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan serah terima lokasi paket pekerjaan di Desa Lawadia, Kecamatan Tiwu, pada Jumat (24/7), yang kemudian dilanjutkan pada siang hari di Desa Pakue, Kecamatan Pakue Utara, dengan agenda serupa.
Kegiatan tersebut menjadi tonggak dimulainya pembangunan kawasan nelayan terpadu yang merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui konsep Ekonomi Biru.
Prosesi serah terima lokasi di Desa Lawadia ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Wakil Sah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KKP, Muh Ikram, dengan Direktur PT Archita Graha Indah Lestari selaku pelaksana pekerjaan. Penandatanganan tersebut menandai dimulainya masa pelaksanaan konstruksi, di mana tanggung jawab pekerjaan di lapangan secara resmi beralih kepada pihak kontraktor.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Sah PPK KKP, Tim Pendukung Kampung Nelayan Merah Putih, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kolaka Utara Muhsin Hamzah, SE., M.Si, jajaran Dinas Perikanan, Penyuluh Perikanan, Camat Tiwu, Babinsa, Kepala Desa Lawadia, pengurus Koperasi Desa Merah Putih Lawadia, serta jajaran PT Archita Graha Indah Lestari.
Sebelum penandatanganan BAST, seluruh pihak melakukan Mutual Check atau peninjauan titik nol lokasi pembangunan guna memastikan batas dan kondisi lahan sesuai dokumen perencanaan serta memastikan tidak terdapat sengketa lahan yang berpotensi menghambat pelaksanaan proyek.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kolaka Utara, Muhsin Hamzah, menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lawadia. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Kami sangat bersyukur dan menyambut gembira dimulainya tahapan konstruksi ini. Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lawadia adalah jawaban atas harapan masyarakat. Ini menandai babak baru bagi kemajuan nelayan kita, di mana fasilitas yang dibangun akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan mereka, sejalan dengan prinsip Ekonomi Biru yang mengedepankan pembangunan pesisir secara berkelanjutan,” ujar Muhsin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat diharapkan mampu memastikan pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat jangka panjang.
Menurutnya, keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor perikanan tangkap, meningkatkan produktivitas nelayan, memperbaiki rantai distribusi hasil perikanan, serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi berbasis kelautan.
Usai pelaksanaan serah terima lokasi di Desa Lawadia, rombongan melanjutkan agenda yang sama pada Ba’da Salat Jumat di Desa Pakue, Kecamatan Pakue Utara. Kegiatan tersebut juga diawali dengan peninjauan lokasi, dilanjutkan Mutual Check, serta penandatanganan Berita Acara Serah Terima sebagai dasar dimulainya pekerjaan konstruksi Kampung Nelayan Merah Putih di desa tersebut.
Dengan telah diserahkannya lokasi pekerjaan di dua desa tersebut, PT Archita Graha Indah Lestari segera melakukan mobilisasi alat berat, material, dan tenaga kerja ke lokasi proyek. Dalam pelaksanaannya, kontraktor juga membuka peluang bagi tenaga kerja lokal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekitar.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lawadia dan Desa Pakue diharapkan menjadi penggerak baru pembangunan kawasan pesisir di Kabupaten Kolaka Utara, sehingga mampu mewujudkan sentra perikanan yang modern, produktif, berdaya saing, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan.



Tinggalkan Balasan