Sabtu, 14 Maret 2026

Abdulloh Walk Out dari Rapat Pokir DPRD Kaltim, Nilai Aspirasi Rakyat Diabaikan

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh

Samarinda, TrenNews.id – Rapat pembahasan Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltim bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mendadak memanas, Senin (14/7/2025). Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, memilih walk out dari ruangan sebagai bentuk protes terhadap arah diskusi yang dinilainya tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Ini rapat nggak berguna. Aspirasi masyarakat itu nyata, tapi malah tidak diakomodir,” tegas Abdulloh kepada awak media usai keluar dari ruangan.

Politisi Partai Golkar itu menyatakan kecewa lantaran pembahasan lebih banyak berkutat pada persoalan teknis seperti revisi kamus usulan pokir, yang menurutnya justru membatasi ruang serap terhadap aspirasi warga hasil reses.

“Diskusi ini cuma soal kamus-kamus saja. Padahal tanpa itu pun bisa. Tapi kenapa justru aspirasi rakyat dibatasi? Ini mematikan pokir,” ungkapnya.

Abdulloh juga menyoroti pelaksanaan rapat-rapat sebelumnya, termasuk yang digelar di Balikpapan, yang menurutnya hanya menghabiskan waktu dan anggaran tanpa memberikan dampak signifikan terhadap substansi pokir.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kamus usulan pokir seharusnya menjadi instrumen untuk menyerap suara masyarakat, bukan alat pembatas. Ia menyebut penyusunan pokir kini telah menyimpang dari semangat pembangunan yang partisipatif.

“Kalau begini caranya, saya akan terus ngotot. Ini bukan soal pribadi, ini soal suara rakyat,” tutupnya.

Pewarta: Riyan
Editor: Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini