Kamis, 30 April 2026

Pelatihan Teknis Pengolahan Kopi di Kolaka Utara Dorong Nilai Tambah dan Daya Saing Petani

Keterangan foto: Pembukaan pelatihan pengolahan kopi oleh Kepala Dinas Perindustrian Kolaka Utara, Andi Haerul Rijal.

Lasusua, TrenNews.id – Dinas Perindustrian Kabupaten Kolaka Utara menggelar pelatihan teknis pengolahan kopi bagi Kelompok Tani Pondelawa Agro. Kegiatan ini berlangsung pada 30 April hingga 1 Mei 2026 di Desa Bangsala, Kecamatan Porehu.

Pelatihan secara resmi dibuka pada Kamis (30/4/2026) oleh Kepala Dinas Perindustrian Kolaka Utara, Andi Haerul Rijal, S.Sos. Kegiatan ini dibiayai melalui APBD 2026 dan difokuskan pada peningkatan kapasitas petani dalam proses roasting (sangrai) dan blending (pencampuran) kopi guna menghasilkan produk bernilai tambah.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kolaka Utara, Kamal Mustofa, Sekretaris Camat Porehu, para kepala desa se-Kecamatan Porehu, anggota Kelompok Tani Pondelawa Agro, serta pemateri dari Makassar.

Dalam sambutannya, Andi Haerul Rijal menyampaikan bahwa Kabupaten Kolaka Utara memiliki potensi kopi yang besar, namun belum sepenuhnya dimaksimalkan dari sisi hilirisasi.

“Produksi kopi kita menunjukkan tren peningkatan. Tantangan utama adalah bagaimana mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tinggi, bukan hanya menjual dalam bentuk biji mentah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari investasi sumber daya manusia agar petani mampu menguasai teknik pengolahan kopi secara profesional.

“Melalui pelatihan roasting dan blending, petani diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan nilai jual produk. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan perputaran ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Selain kopi, Dinas Perindustrian juga tengah memetakan pengembangan komoditas unggulan lain seperti kakao, kelapa, dan pala untuk didorong menjadi sektor industri berbasis lokal.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga menjajaki kerja sama dengan investor, termasuk dari luar negeri, guna membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.

“Ke depan, kami berharap UMKM dan IKM di Kolaka Utara semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” tutupnya.

Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha kopi yang tidak hanya terampil dalam produksi, tetapi juga memahami pasar serta mampu berinovasi, sehingga dapat mengangkat nama daerah melalui komoditas kopi unggulan. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini