Senin, 27 April 2026

Ustadz La Ode Lisman Juara 1 Lomba Pidato Religi BKMT, Angkat Peran Ibu sebagai Pilar Bangsa

Ustadz La Ode Lisman, S.Pd.I, M.Pd

Kendari, TrenNews.id – Suasana Semarak peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara semakin hidup dengan gelaran lomba pidato religi yang menghadirkan dai-dai terbaik dari berbagai daerah. Dalam ajang tersebut, Ustadz La Ode Lisman tampil memukau dan berhasil meraih Juara 1, mewakili PD BKMT Kolaka Utara.

La Ode Lisman yang juga dikenal sebagai imam masjid di Kelurahan Batuputih serta Ketua Majelis Ulama Indonesia, membawakan pidato bertema peran strategis ibu dalam membangun peradaban umat.

Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa usia 45 tahun BKMT bukanlah waktu yang singkat, melainkan simbol kematangan dalam berdakwah dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga menyoroti dominasi peran perempuan, khususnya ibu-ibu, dalam menggerakkan majelis taklim.

“BKMT identik digerakkan oleh ibu-ibu. Maka tidak salah jika hari ini ibu disebut sebagai sosok terkuat. Karena dari rahim merekalah lahir generasi penerus bangsa,” tegasnya di hadapan hadirin.

Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, La Ode Lisman mengingatkan pentingnya memuliakan ibu yang disebut tiga kali lebih utama dibanding ayah dalam hal penghormatan. Ia juga menguatkan pesan tersebut dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Luqman ayat 14 tentang besarnya perjuangan seorang ibu dalam mengandung dan membesarkan anak.

Tak hanya itu, ia turut menyampaikan pesan moral kepada para suami agar menghargai istri sebagai sosok yang berkorban besar dalam keluarga.
“Hanya istrimu yang rela mengandung dan melahirkan anakmu. Maka jangan bandingkan dengan siapa pun,” ujarnya tegas.

Pidato tersebut ditutup dengan hikmah Arab yang menekankan bahwa perempuan adalah tiang negara. Jika perempuan baik, maka baik pula suatu bangsa, dan sebaliknya.

Penampilan penuh penghayatan, kekuatan dalil, serta relevansi pesan dengan kondisi sosial menjadikan La Ode Lisman unggul di antara peserta lainnya. Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama PD BKMT Kolaka Utara dalam perhelatan tingkat provinsi tersebut.

Ajang ini menjadi bukti bahwa majelis taklim tidak hanya sebagai wadah pembinaan spiritual, tetapi juga melahirkan dai-dai berkualitas yang mampu menyampaikan pesan keumatan secara kuat dan menyentuh. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini