Senin, 13 April 2026

Demonstran Desak Kominfo Kolaka Utara Bubarkan Forum Komentar yang Diduga Sebar Hoaks

Syahlan Launu, Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara saat menerima demonstran di kantornya

Lasusua, TrenNews.id – Sejumlah demonstran mendatangi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kolaka Utara, menuntut pembubaran Forum Komentar Kolaka Utara (FKKU) yang dinilai kerap menyebarkan informasi hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian.

Dalam aksi tersebut, para demonstran menilai keberadaan forum tersebut telah meresahkan masyarakat, bahkan disebut mengarah pada penyebaran fitnah terhadap Kapolres Kolaka Utara yang dianggap sebagai panutan di daerah itu.

Kepala Dinas Kominfo Kolaka Utara menerima langsung massa aksi dan meminta perwakilan demonstran untuk masuk berdiskusi guna memperjelas pokok persoalan yang menjadi tuntutan. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh massa yang tetap bersikeras agar forum tersebut segera dibubarkan.

Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, menjelaskan bahwa pihaknya telah lama memantau aktivitas forum tersebut dan menilai keberadaannya cukup meresahkan.

“Forum ini sering menyebarkan informasi hoaks dengan menggunakan akun-akun palsu, sehingga sulit untuk dikonfirmasi kebenarannya,” ujarnya.

Syahlan juga mengungkapkan bahwa pihaknya turut menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD terkait tuntutan tersebut. Dalam forum itu, Diskominfo menegaskan bahwa kewenangannya terbatas pada pemantauan ruang digital.

“Kami di Diskominfo hanya sebatas memantau ruang digital, khususnya media sosial. Untuk langkah lebih lanjut, kami menunggu adanya surat resmi dari komponen publik yang merasa dirugikan oleh FKKU, serta dukungan rekomendasi dari DPRD,” jelasnya.

Ia menambahkan, surat tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pihaknya untuk meneruskan permohonan ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar dilakukan penindakan, termasuk kemungkinan pembredelan grup tersebut.

“Jika sudah ada dasar itu, kami akan menyampaikan ke kementerian untuk dilakukan penindakan, seperti halnya penanganan aplikasi judi online,” tambahnya.

Menurut Syahlan, hingga saat ini pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas forum tersebut, terutama terkait penyebaran informasi yang berpotensi menyesatkan publik.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib, meski tuntutan massa belum menemui titik temu dengan pihak Kominfo. (As)

Demonstran saat RDP di Kantor DPRD Kolaka Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini