PD ISARAH Kota Medan Bakal Adakan Konfrensi Pers 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran
Medan, TrenNews.id – PD ISARAH Kota Medan Bakal Adakan Konfrensi Pers 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran, Pimpinan Daerah Ikatan Sarjana Al Washliyah (PD ISARAH) Kota Medan memberikan perhatian serius terhadap genap dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah klaim capaian indikator makroekonomi dan ketahanan pangan pemerintah, ISARAH Kota Medan menilai masih terdapat jurang pemisah (disparity) antara klaim statistik di tingkat pusat dengan realita ekonomi yang dirasakan masyarakat di daerah.
Ketua PD ISARAH Kota Medan, Zuhri Arif, S.H., M.H., menegaskan bahwa angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,29 persen maupun realisasi investasi triliunan rupiah tidak boleh sekadar menjadi data di atas kertas, tetapi harus diuji relevansinya terhadap daya beli dan ketersediaan lapangan kerja nyata bagi masyarakat.
“Klaim statistik makro dan angka investasi menembus Rp1.010,6 triliun perlu kita kritisi secara objektif. Apakah penyerapan tenaga kerja tersebut benar-benar dirasakan oleh generasi muda dan sarjana di daerah seperti Kota Medan, atau justru didominasi sektor padat modal yang minim dampak bagi kesejahteraan warga bawah?” tegas Zuhri Arif dalam keterangannya di Medan.
Zuhri juga menyoroti efektivitas sektor ketahanan pangan dan penyaluran program sosial. Meski pemerintah mengklaim angka swasembada pangan serta rekor stok beras Bulog hingga 4,6 juta ton, masalah stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen pasar tradisional masih menjadi beban riil masyarakat harian.
Di sisi lain, tekanan terhadap stabilitas pasar keuangan nasional turut menjadi perhatian mendalam. Turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencerminkan belum kuatnya kepastian pasar dan tingkat kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi riil. Hal ini dikhawatirkan berdampak langsung pada iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi regional.
Tak hanya persoalan ekonomi dan finansial, isu lingkungan hidup seperti bencana kebakaran hutan yang sangat mengganggu produktivitas, kesehatan, serta ruang hidup masyarakat di berbagai wilayah juga menjadi catatan merah. Lemahnya mitigasi dan penegakan hukum lingkungan dinilai semakin memperburuk beban sosial-ekonomi warga di daerah.
Selain itu, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta tata kelola anggaran APBN di sektor pendidikan dan kesehatan dinilai membutuhkan pengawasan ketat agar tidak sekadar menjadi program seremonial dan berpotensi memicu ketidakefisienan anggaran.
Siapkan Evaluasi Total, ISARAH Kota Medan Segera Gelar Konferensi Pers
Guna menyampaikan kajian ilmiah, data lapangan, serta rekomendasi kritis atas dua tahun kinerja pemerintah pusat dan dampaknya bagi daerah, PD ISARAH Kota Medan menjadwalkan agenda resmi pertemuan dengan media.
“PD ISARAH Kota Medan saat ini sedang menyusun poin-poin evaluasi total dan catatan kritis terkait kebijakan ekonomi, penanganan bencana kebakaran hutan, anjloknya IHSG, ketahanan pangan, hukum, serta tata kelola anggaran dua tahun Prabowo-Gibran. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar Konferensi Pers Resmi untuk membeberkan hasil evaluasi tersebut kepada publik dan media,” ujar Zuhri Arif, S.H., M.H.
Melalui konferensi pers mendatang, ISARAH Kota Medan berkomitmen menjalankan fungsi kontrol sosial sarjana akademisi demi memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada keadilan sosial dan kebaikan masyarakat luas.



Tinggalkan Balasan