Kamis, 17 September 2026

Rehab dan Pagar Pendopo Bupati Telan Rp1,6 Miliar APBD, Urgensi Dipertanyakan

Pendopo Bupati Aceh Singkil. (Foto : TrenNews.id)

ACEH SINGKIL, TrenNews.id – Di tengah sorotan efisiensi anggaran, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Aceh Singkil justru mengalokasikan anggaran ‘jumbo’ untuk mempercantik rumah dinas Bupati.

Berdasarkan data resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang diakses, Kamis (17/9/2026). Setidaknya terapat 6 paket pekerjaan di Pendopo Bupati dengan total pagu mencapai Rp1,62 Miliar dari APBD 2026.

Rinciannya, pembangunan pagar belakang pendopo menelan Rp423,7 juta. Itu terdiri dari perencanaan Rp11,85 juta, pengawasan Rp11,85 juta, dan fisik pagar Rp400 juta.

Sementara untuk Rehab Berat Pendopo Bupati Aceh Singkil anggarannya lebih fantastis, mencapai Rp1,2 miliar. Rinciannya perencanaan Rp28,625 juta, pengawasan Rp28,625 juta, dan konstruksi rehab berat Rp1,142 miliar.

Yang menjadi pertanyaan publik, apa urgensi mendesak rehab berat dan pembangunan pagar belakang pendopo hingga harus menghabiskan Rp1,6 miliar di tahun 2026?

Padahal, Aceh Singkil masih dihadapkan pada persoalan infrastruktur dasar, jalan rusak, layanan kesehatan, dan pemulihan pasca banjir yang anggarannya jauh lebih menyentuh rakyat.

Seluruh paket tersebut tercatat akan dikerjakan mulai Agustus hingga Desember 2026. Untuk paket konstruksi Rehab Berat menggunakan metode Tender, sedangkan 5 paket lainnya menggunakan Pengadaan Langsung.

Sementara itu, saat menggelar unjuk rasa di depan kantor Bupati Aceh Singkil pada, Selasa (15/9/2026) lalu. Mahasiswa juga menyoroti urgensi proyek rehab dan pembangunan pagar pendopo Bupati tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Pj Sekda Aceh Singkil, Edi Widodo belum memberikan keterangan resmi terkait urgensi dan detail teknis kerusakan apa yang membuat Pendopo Bupati harus direhab berat dengan nilai miliaran rupiah tersebut.

TrenNews.id mencoba melakukan konfirmasi kepada Pj Sekda Aceh Singkil, Edi Widodo terkait kegiatan itu, namun belum mendapat jawaban.

Pewarta : Arman Munthe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini