Rabu, 6 Mei 2026

Dikenal Sederhana dan Berwawasan Luas, Ahmad Akbar Dinilai Ideal Nahkodai PGRI Aceh Singkil

Calon Ketua PGRI Aceh Singkil, Ahmad Akbar.

Aceh Singkil, TrenNews.id – Persaingan menuju kursi Ketua PGRI Aceh Singkil kian dekat. Jelang Konferensi Daerah (Konferda) PGRI ke – XXIII di Aceh Singkil, salah seorang kandidat calon ketua, Ahmad Akbar dinilai layak dan mumpuni menahkodai PGRI Aceh Singkil.

Ahmad Akbar dinilai sosok yang sederhana dan cerdas serta aktif dan faham organisasi. Sosok Ahmad Akbar diyakini mampu memberikan perubahan nyata di tubuh organisasi guru tersebut.

“Sosok Ahmad Akbar saya yakini pantas dan layak menahkodai PGRI Aceh Singkil. Sebab selama ini mempunyai dedikasi dan loyalitas terhadap organisasi,” kata seorang guru dari Kecamatan Singkohor.

Ia meyakini Ahmad Akbar mampu memperjuangkan nasib para guru. Disisi lain, Ahmad Akbar juga dinilai mampu memacu kreatifitas para guru di daerah itu.

Saat dihubungi awak media, Ahmad Akbar mengaku semua calon bagus dan mempunyai loyalitas terhadap organisasi.

“Saya serahkan saja kepada peserta konferensi, nanti mereka yang menilai,” kata Akbar, Rabu (6/5/2026).

Ia enggan berkomentar panjang terkait berapa rekomendasi yang didapatkan. Akbar lebih memilih menyerahkan kepada peserta konferensi. Karena itu, dirinya tidak mau sesumbar terkait dukungan.

“Kita tunggu saja siapapun nanti yang dipilih, maka dialah yang terbaik menahkodai PGRI Aceh Singkil,” katanya.

Disisi lain, sejumlah guru yang berada di beberapa Kecamatan pada Kabupaten Aceh Singkil berharap para peserta konferensi dapat memilih calon dengan bijak.

“Organisasi PGRI di Aceh Singkil butuh sosok nahkoda yang benar – benar mumpuni, berani pasang badan terhadap anggota dan punya ide kreatif serta relasi luas,” ungkap seorang tenaga pendidik di Kecamatan Gunung Meriah.

Sementara ditengah pertarungan tiga kandidat calon ketua PGRI Aceh Singkil yang kian ketat, Ahmad Akbar terlihat fokus memperjuangkan nasib para guru kedepan.

Salah satu langkah yang mampu menyita perhatian publik, saat Ahmad Akbar bertemu langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Singkil, Muhammad Junaidi di ruang kerjanya.

Pertemuan itu dinilai sebagai bentuk nyata keseriusan Ahmad Akbar dalam memperjuangkan nasib para guru kedepan. Terlebih selama ini sering ditemukan kasus guru yang bermasalah dengan hukum saat mendidik para siswa di sekolah.

Pewarta : Arman Munthe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini