Presidium Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (KAHIMMAH) Sumatera Utara Masa Bakti 2026-2031 mengucapkan Selamat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 26 Juni 2026
Medan, TrenNews.id – Melalui Sekretaris KAHIMMAH Sumut Ilham Fauji Munthe,SE.,ME mengingatkan bahwa Hari Anti Narkotika Internasional bukan hanya dijadikan momentum seremonial saja, tetapi saat yang tepat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap upaya pemberantasan narkotika di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara yang hingga hari ini masih menghadapi persoalan narkoba yang sangat memprihatinkan.
Lanjut Ilham, gambaran tersebut bahkan telah lama hidup dalam ingatan masyarakat, sebagaimana tersirat dalam lagu “Siti Mawarni Ya Incek Anak Labuhanbatu” yang sering dikaitkan sebagai kritik sosial terhadap persoalan narkoba di wilayah tersebut. Terlepas dari interpretasi terhadap lagu itu, realitas hari ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba memang masih menjadi ancaman serius di berbagai daerah di Sumatera Utara.
Ilham juga mengatakan Publik juga belum melupakan keberanian seorang ibu guru mengaji di Deli Serdang yang viral karena membubarkan lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba di dekat tempat anak-anak mengaji. Belum lama ini, masyarakat kembali dikejutkan dengan aksi emak-emak di Labuhanbatu Utara yang turun langsung menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba. Fenomena ini menunjukkan besarnya keresahan masyarakat terhadap bahaya narkotika di lingkungan mereka.
Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, khususnya para emak-emak yang berani bersuara dan bertindak demi melindungi lingkungan serta masa depan generasi muda. Keberanian mereka adalah bukti bahwa masyarakat tidak ingin menyerah terhadap ancaman narkoba.
Di sisi lain, kata Ilham munthe Demisioner Ketua HIMMAH Medan periode 2018-2020 ini, peristiwa-peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi Aparat Penegak Hukum (APH). Masyarakat tentu berharap pemberantasan narkotika dilakukan secara cepat, profesional, konsisten, dan tanpa pandang bulu sehingga warga tidak merasa harus mengambil langkah sendiri karena merasa ancaman di lingkungannya belum tertangani secara memadai.
Selain itu kami juga mendorong Pemerintah untuk memperkuat langkah pencegahan, rehabilitasi, edukasi, dan penegakan hukum secara terpadu. Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan penangkapan, tetapi juga harus menyentuh akar persoalan sosial, ekonomi, dan pendidikan.
Hal ini juga Ketua KAHIMMAH Sumut Dr. Meyniar selalu mengingatkan saya agar agar adik-adik himmah yang saat ini berproses agar tidak terjerumus pada barang haram tersebut, Secara khusus kepada seluruh kader HIMMAH kami mengajak agar menjadi garda terdepan dalam gerakan anti narkoba. Jadilah kader yang menjaga integritas, menjadi teladan di tengah masyarakat, aktif mengedukasi generasi muda, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Peringatan HANI 26 Juni 2026 harus menjadi momentum untuk menegaskan bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang efektif, APH harus memperkuat kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang tegas dan berintegritas, dan masyarakat—terutama generasi muda—harus menjadi benteng utama dalam mewujudkan Sumatera Utara yang bersih dari narkoba.
Pewarta : Budi Irwansyah


Tinggalkan Balasan