Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana, Universitas Alwashliyah Hadiri Agenda Strategis LLDIKTI Wilayah I
Medan, TrenNews.id — Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana, Universitas Alwashliyah Hadiri Agenda Strategis LLDIKTI Wilayah I, Universitas Alwashliyah Medan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran institusi pendidikan tinggi tidak hanya pada aspek akademik dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dalam bidang mitigasi serta manajemen risiko bencana.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif Universitas Alwashliyah Medan yang diwakili oleh Kepala Bagian Kerja Sama dan Promosi, Iskandar Zulkarnain, S.Pd., M.Hum., dalam kegiatan bertajuk “Penguatan Peran Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I pada Tata Kelola Penanggulangan Bencana”.
Kegiatan penting yang diinisiasi oleh LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara ini berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (14–15 Oktober 2026), bertempat di Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia, Medan. Acara secara resmi dibuka oleh Kepala LLDIKTI Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., serta dihadiri oleh Rektor USM Indonesia, Prof. Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, S.H., M.Kes.
Penguatan Tata Kelola dan Inisiasi Unit Bencana PTS
Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (14/10/2026), agenda difokuskan pada pendalaman materi strategis untuk meningkatkan kapasitas perguruan tinggi swasta (PTS) dalam tata kelola penanggulangan bencana. Sejumlah narasumber kompeten memaparkan berbagai perspektif penting, di antaranya:
- Prof. Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, S.H., M.Kes. (Anggota Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB RI sekaligus Rektor USM Indonesia) yang bertindak sebagai keynote speaker dengan materi “Peran Pendidikan Tinggi pada Penanggulangan Bencana”.
- Dr. Hendro Nugroho, S.T., M.Si. (Kepala BBMKG Wilayah I Medan) yang memaparkan “Gambaran Klimatologi dan Geofisika Daerah Sumatera Utara”.
- Tuahta Ramajaya Saragih, AP, M.Si. (Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara) yang membawakan materi “Manajemen Penanggulangan Bencana di Provinsi Sumatera Utara”.
- Dr. Otniel Ketaren, M.Si. yang memandu sesi “Inisiasi Pembentukan Unit Penanggulangan Bencana pada PTS di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I”.
Simulasi Tanggap Darurat dan Studi Kasus
Memasuki hari kedua, Kamis (15/10/2026), kegiatan dilanjutkan dengan tinjauan praktis serta simulasi lapangan bersama para pakar kebencanaan. Sesi ini meliputi review studi kasus Pusat Studi Kebencanaan dan Lingkungan Hidup USM Indonesia yang dibawakan oleh Assoc. Prof. Ns. Johansen Hutajulu, A.P., S.Kep., M.Kep., Ph.D., pelatihan tanggap darurat bencana gempa bumi, penanganan kegawatdaruratan oleh Ns. Edriani Yonlafado Simanjuntak, S.Kep., M.Kep., hingga praktik langsung simulasi pemadaman kebakaran.
Komitmen Nyata Universitas Alwashliyah Medan
Kehadiran Iskandar Zulkarnain, S.Pd., M.Hum. mewakili Universitas Alwashliyah Medan menjadi langkah strategis institusi dalam menyerap arahan tata kelola penanggulangan bencana, merancang pembentukan unit mitigasi bencana di lingkungan kampus, serta memperluas jejaring kerja sama lintas lembaga bersama BNPB, BPBD, BBMKG, dan LLDIKTI Wilayah I.
Melalui keikutsertaan ini, Universitas Alwashliyah Medan optimis mampu mewujudkan lingkungan kampus yang senantiasa aman, tangguh, serta siap sigap dalam menghadapi situasi darurat maupun mitigasi risiko bencana di masa depan.



Tinggalkan Balasan