Bupati Sambangi Kemensos Soal Jadup, Jemput Bola Atau Upaya Redam Massa?
ACEH SINGKIL, TrenNews.id – Di tengah mencuatnya rencana unjuk rasa pada 20 Oktober mendatang terkait Jaminan Hidup (Jadup), muncul informasi dari pemerintah pusat bahwa 8.785 KK warga Aceh Singkil telah divalidasi sebagai penerima Jadup tahap 10, namun proses anggaran masih berjalan.
Informasi tersebut beriringan dengan kunjungan kerja Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, ke Kementerian Sosial RI pada Senin (12/10/2026) lalu.
Jika dilihat dari sisi pemerintahan, kunjungan tersebut dapat dimaknai sebagai bentuk jemput bola untuk mempercepat pencairan. Namun di tengah masyarakat, muncul penafsiran yang berbeda-beda.
Sebagian warga menilai langkah itu sebagai bentuk perjuangan Pemerintah Aceh Singkil untuk Jadup. Namun, tak jarang yang menduga langkah itu justru upaya meredam massa yang akan menggelar aksi pada 20 Oktober mendatang.
Berdasarkan video penjelasan pejabat Kemensos yang diperoleh redaksi, disebutkan bahwa penyaluran Jadup Tahap 1 hingga Tahap 9 secara nasional telah selesai. Kabupaten Aceh Singkil masuk dalam Tahap 10.
Pejabat tersebut menjelaskan, data 8.785 KK yang telah divalidasi itu saat ini sedang dalam proses pengajuan anggaran melalui skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dan penyesuaian pagu alokasi induk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera tingkat pusat.
Artinya, hingga informasi itu disampaikan, prosesnya belum sampai pada tahap penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), sehingga belum ada tanggal pasti pencairan.
Dalam video yang sama, pejabat Kemensos itu juga mengimbau warga Aceh Singkil untuk tetap tenang.
Namun, bagi sebagian korban banjir yang sudah hampir setahun menunggu, yang dibutuhkan saat ini adalah kepastian waktu, bukan hanya penjelasan mekanisme normatif.
Jika kunjungan Bupati ke Kemensos merupakan upaya jemput bola, publik tentu menunggu hasil konkret berupa kepastian jadwal. Jika tidak ada kepastian, kekhawatiran akan berlanjutnya penundaan tetap ada.
Hingga berita ini diterbitkan, TrenNews.id telah berupaya mengkonfirmasi Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, untuk meminta penjelasan detail hasil pertemuan di Kemensos, namun belum mendapatkan respons.
Tim Redaksi



Tinggalkan Balasan