ISPA di Aceh Singkil Meledak 713 Kasus, Suro Tertinggi
ACEH SINGKIL, TrenNews.id – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Aceh Singkil meledak luar biasa. Hingga 28 Oktober 2026, tercatat 713 warga terserang ISPA, menjadikannya rekor tertinggi sepanjang tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Mursal, mengatakan lonjakan ini sangat signifikan dan butuh kewaspadaan serius.
“Tren peningkatan kasus ISPA di bulan Oktober ini memang sangat signifikan,” kata Mursal, Rabu (28/10/2026).
Berdasarkan grafik harian dari 12 Puskesmas se-Aceh Singkil, peningkatan kasus terjadi setelah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti pemukiman warga.
“Peningkatan ini sangat signifikan jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya,” ujarnya.
Dari data rekam medis, Puskesmas Suro menjadi wilayah paling parah terdampak dengan 143 kasus sepanjang Oktober. Angka itu melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding September yang hanya 70 kasus.
Posisi kedua ditempati Puskesmas Gunung Meriah dengan 142 kasus. Ironisnya, wilayah ini sempat nol kasus pada Agustus dan September, namun langsung diserang ratusan kasus setelah kabut asap datang di bulan Oktober.
Wilayah lain yang juga tinggi adalah Singkil Utara 105 kasus, Singkohor 86 kasus, dan Singkil 64 kasus.
“Secara harian, puncak lonjakan terjadi pada 15 Oktober 2026 dengan penambahan 48 kasus dalam satu hari,” jelas Mursal.
Jika dilihat tren tahunan, kasus ISPA sempat melandai di Agustus dengan 207 kasus dan September 227 kasus. Namun kehadiran kabut asap di Oktober membuat kasus melompat lebih dari 200 persen.
“Kami sudah instruksikan seluruh Puskesmas siaga penuh dan pastikan ketersediaan logistik obat-obatan aman,” pungkasnya.
Mursal mengimbau masyarakat untuk selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama saat cuaca buruk akibat kabut asap, serta menjaga pola hidup sehat.
Pewarta : Arman Munthe



Tinggalkan Balasan