Sosok Hangat di Balik Besarnya JMSI Kaltim: Mengenang Mohammad Sukri
Samarinda, TrenNews.id – Duka mendalam menyelimuti dunia pers di Kalimantan Timur. Deretan karangan bunga memenuhi salah satu blok Perumahan Mediterania, Samarinda, tempat tinggal sekaligus kantor Media Sukri Indonesia (MSI) Grup.
Sosok yang selama ini dikenal ramah dan penuh semangat, Mohammad Sukri, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia Kalimantan Timur (JMSI Kaltim), berpulang pada Kamis pagi (16/4/2026) di usia 59 tahun.
Rumah yang biasanya menjadi pusat aktivitas media mendadak berubah menjadi tempat berkumpulnya para pelayat. Sejak siang hingga tengah malam, rekan sejawat, sahabat, dan kolega silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang akrab disapa Bang Sukri itu.
Keesokan harinya, Jumat (17/4/2026) pukul 09.00 WITA, keluarga dan kerabat mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Lok Bahu, Samarinda.
Namun lebih dari sekadar kepergian, Bang Sukri meninggalkan jejak panjang yang sulit dilupakan.
Dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul, perjalanan hidupnya melintasi berbagai bidang, mulai dari wasit, jurnalis, hingga pengusaha media. Di setiap peran yang dijalani, ia selalu menunjukkan dedikasi dan semangat yang sama: membangun jaringan dan memperkuat kebersamaan.
Semangat itu mencapai puncaknya saat ia dipercaya mengemban mandat membentuk JMSI di Kalimantan Timur. Dalam deklarasi awal JMSI di Banjarmasin tahun 2020, nama Mohammad Sukri dinilai sebagai figur yang tepat untuk mengemban tugas tersebut.
Dengan kegigihan yang tak mudah goyah, ia merangkul satu per satu media siber di Kaltim. Penolakan yang datang tidak membuatnya surut. Justru menjadi bahan bakar untuk terus bergerak hingga akhirnya JMSI Kaltim berdiri kokoh.
Di bawah kepemimpinannya, JMSI Kaltim berkembang pesat menjadi salah satu asosiasi media siber terbesar di daerah, dengan jumlah anggota yang terus bertambah.
Kepercayaan itu kembali ditegaskan saat dirinya terpilih kembali memimpin JMSI Kaltim untuk periode 2025–2030.
Kini, kepergian Bang Sukri meninggalkan ruang kosong yang tak mudah terisi. Namun semangat, dedikasi, dan nilai-nilai yang ia tanamkan tetap hidup dalam setiap langkah para jurnalis yang pernah berjalan bersamanya.
Selamat jalan, Bang Sukri. Terima kasih atas jejak pengabdianmu. Namamu akan selalu hidup dalam ingatan, dan semangatmu akan terus menjadi nyala bagi insan pers di Kalimantan Timur.
Redaksi


Tinggalkan Balasan