Kamis, 5 Maret 2026

Tim SAR Temukan Jenazah di Selat Padar Labuan Bajo, Polisi Lakukan Autopsi untuk Identifikasi

Tim SAR Temukan Jenazah di Selat Padar Labuan Bajo, Polisi Lakukan Autopsi untuk Identifikasi

Labuan Bajo, TrenNews.id — Tim SAR gabungan menemukan sesosok jenazah yang diduga berkaitan dengan insiden kapal tenggelam di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenazah ditemukan mengapung di permukaan laut sekitar Pulau Padar pada Minggu (4/1/2026) pukul 08.46 WITA.

Penemuan dilakukan oleh Kapal Polisi (KPC) Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT yang tergabung dalam operasi pencarian gabungan. Usai ditemukan, jenazah dievakuasi ke daratan untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum diumumkan secara resmi.

Peristiwa tersebut diduga kuat terkait kecelakaan kapal yang terjadi beberapa hari sebelumnya di kawasan Selat Padar. Wilayah ini dikenal memiliki arus laut yang cukup kuat, terutama saat kondisi cuaca berubah.

Informasi awal menyebutkan kapal mengalami gangguan di tengah pelayaran; meski upaya penyelamatan dilakukan, tidak semua penumpang berhasil dievakuasi dan sejumlah korban dilaporkan hilang.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, Ditpolairud Polda NTT, TNI AL, serta instansi terkait lainnya. Penyisiran dilakukan melalui patroli laut menggunakan kapal dan perahu karet, serta pemantauan dari udara di sekitar lokasi kejadian dan jalur arus laut.

Kendala cuaca dan gelombang yang berubah-ubah sempat memengaruhi operasi. Meski demikian, tim SAR terus memperluas area pencarian dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa arus ke perairan yang lebih jauh.

Pihak kepolisian memastikan pendalaman lanjutan, termasuk autopsi dan pemeriksaan medis, untuk memastikan identitas jenazah serta keterkaitannya dengan insiden kapal tenggelam. Pencocokan data juga akan dilakukan dengan daftar korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Hingga kini, operasi pencarian terhadap korban lainnya masih berlangsung. Aparat mengimbau masyarakat dan nelayan setempat agar segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sekitar perairan Labuan Bajo dan sekitarnya.

Pewarta: Kordianus Lado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini