Minggu, 10 Mei 2026

Modus Baru Mengintai Agen Mini ATM di Buton, Pelaku Diduga Kelabui Korban dengan Trik Top Up Gopay

Dua orang terduga pelaku penipuan

Baubau, TrenNews.id – Masyarakat Kepulauan Buton diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya dugaan penipuan dengan modus top up dompet digital. Pelaku disebut menyasar agen mini ATM dengan memanfaatkan kelengahan saat transaksi berlangsung.

Kasus terbaru terjadi di wilayah Awainulu, Kabupaten Buton, Sabtu (9/5/2026). Salah satu pemilik mini ATM, Chyka Hajika, mengaku mengalami kerugian setelah diduga ditipu dua orang pelaku menggunakan modus top up aplikasi Gopay.

Awalnya, Chyka mengira terjadi kesalahan dari karyawannya. Namun setelah menanyakan kejadian tersebut ke grup sesama agen, ia mengetahui pelaku diduga pernah melakukan aksi serupa di Labahawa dengan kerugian mencapai Rp470 ribu.

“Saya lihat hasil CCTV, pelaku datang dua orang melakukan transaksi top up Gopay Rp500 ribu. Setelah transaksi berhasil, mereka pergi lalu kembali lagi dengan alasan saldo belum masuk,” ujar Chyka saat dikonfirmasi awak media, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, pelaku kemudian memperlihatkan nomor Gopay lain yang disebut hanya berbeda satu angka dari nomor sebelumnya. Karena mengira terjadi kesalahan pengiriman, pihak mini ATM kembali melakukan pengisian saldo.

Belakangan diketahui transaksi pertama sebenarnya telah berhasil masuk ke akun pelaku. Akibat kejadian itu, korban diduga mengalami kerugian ratusan ribu rupiah.

Tak hanya itu, setelah informasi kejadian dibagikan ke grup sesama agen mini ATM, ternyata sudah ada korban lain yang mengaku mengalami modus serupa dengan pelaku yang diduga sama.

Chyka berharap aparat kepolisian segera bertindak agar kasus serupa tidak kembali memakan korban.
“Saya berharap Polres Buton segera menangkap pelaku supaya tidak ada lagi kejadian di tempat lain,” katanya. (Nandar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini